Bantenblitz.com – Ratusan warga memadati ruas Jalan Bojonegara–Pulo Ampel untuk menuntut kehadiran langsung Gubernur Banten Andra Soni, berharap orang nomor satu di Banten itu turun ke lapangan mendengar aspirasi mereka.
Dalam aksi tersebut, Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan naik ke mimbar memberikan penjelasan, memastikan seluruh keluhan warga telah masuk dalam agenda utama pemerintah.
”Saya mendengarkan dan menyimak apa yang disampaikan warga, semua yang disampaikan itu pun dipastikan sudah menjadi agenda utama pemerintah,” ujar Deden dalam orasinya, Senin, 17 November 2025.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei sejak Kamis sebelumnya dari Bojonegoro ke Pulo Ampel, bahkan hingga berziarah di Gunung Santri untuk memantau realisasi dari SK gubernur yang telah dikeluarkan.
”Saat itu, apa yang tertuang di dalam SK gubernur terkait pembatasan jam operasional belum sepenuhnya terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Deden menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dibantu kepolisian, untuk mendirikan posko di lokasi pertambangan guna mengawasi pelaksanaan SK tersebut.
”Mungkin mulai besok kita sudah mulai mendirikan posko-posko tersebut. Kalau tidak Rabu, ya Kamis kita akan mendirikan posko untuk mengawal SK gubernur,” katanya.
Deden berharap, langkah-langkah ini dapat meminimalkan kendala dan keluhan masyarakat.
Terkait penerangan jalan umum (PJU), pihaknya telah menggandeng Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), yang saat ini mulai menggali lubang untuk pemasangan tiang listrik PJU dan menargetkan penggalian selesai sebelum Natal dan Tahun Baru, sehingga pemasangan bisa dilakukan sebelum masa libur akhir tahun.
Selain itu, mengenai pelebaran jalan, pihaknya telah mengundang pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk memberikan penjelasan terkait kewenangan dan proses perbaikannya yang saat ini masih dalam proses tender dan dijadwalkan selesai tahun depan.
Deden juga menyampaikan bahwa harapan masyarakat untuk bertemu langsung dengan Gubernur Banten sudah disampaikan, tetapi saat ini gubernur sedang ada acara dan belum dapat hadir.
Namun, Deden berjanji untuk mengupayakan pertemuan di waktu lain waktu antara warga Bojonegara-Pulo Ampel dengan Gubernur Banten.
”Bapak dan ibu yang ada di Bojonegara dan Pulo Ampel ingin bersilaturahmi dengan Pak Gubernur dan begitu juga sebaliknya,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap kondusif dan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.
Dalam upaya menanggapi aspirasi warga, Deden sempat menelepon langsung Gubernur Andra Soni untuk menyampaikan permintaan warga.
Meski mendapatkan penjelasan melalui telepon dari Gubernur, massa aksi tetap menyatakan ketidakpuasan dan berharap Andra Soni turun langsung ke lokasi aksi.
Bahkan, Deden sempat memberikan nomor pribadinya sebagai bentuk komitmen serius untuk memfasilitasi pertemuan tersebut. (Red/Dwi)












