Bantenblitz.com – Walikota Serang, Budi Rustandi mengajak PDI Perjuangan Kota Serang terlibat aktif mengawal pembangunan. Sehingga, outputnya sesuai dengan target yang direncanakan.
Demikian diungkapkan Budi Rustandi saat menerima jajaran kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Serang Periode 2025-2030 di ruang kerjanya, Senin, 13 April 2026.
Hadir pada pertemuan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Mochamad Nasir hadir bersama Sekretaris Mochammad Khadafi, Bendahara Agung Oktariana, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Fauzan Dardiri dan Ketua Fraksi Suradi.
Budi Rustandi mengatakan, Pemkot Serang tidak bisa bekerja sendiri. Pihaknya membutuhkan masukan dari seluruh pihak agar pembangunan dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran.
”Tentu saya meminta PDI Perjuangan pro aktif, sharing untuk memberikan masukan agar Kota Serang layak menjadi Ibukota Provinsi Banten,” ujarnya.
Ia menilai, tantangan pembangunan Kota Serang saat ini tidak hanya terletak pada keterbatasan anggaran. Namun juga pada kemampuan pemerintah daerah menghadirkan iklim investasi yang sehat dan berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.
Menurutnya, Kota Serang masih membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik, agar kebijakan yang disusun tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.
”Persoalan pengangguran harus menjadi perhatian bersama. Kita harus dorong investasi masuk, tetapi investasi yang mampu membuka lapangan kerja bagi warga Kota Serang,” terang Budi Rustandi.
Selain itu, Budi Rustandi juga menyinggung pentingnya percepatan penataan Pasar Induk Rau. Menurut dia, keberadaan pasar terbesar di Kota Serang tersebut harus dibenahi agar lebih tertata, nyaman dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
”Kita ingin Pasar Rau ini tertib, bersih dan nyaman. Karena ini wajah Kota Serang. Maka saya berharap seluruh pihak ikut mengawal proses penataannya,” katanya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Mochamad Nasir menyambut baik ajakan Wali Kota Serang. Menurutnya, PDI Perjuangan akan tetap mengambil peran sebagai mitra kritis pemerintah, sekaligus memastikan kebijakan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
”PDI Perjuangan siap mengawal pembangunan Kota Serang. Kami akan memberikan masukan, kritik dan solusi secara konstruktif agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat,” kata Nasir.
”Intinya, kami akan mengawal program-program Walikota yang berpihak terhadap rakyat,” tambah pria yang akrab disapa Ocing itu.
Ia menegaskan, perhatian terhadap peningkatan investasi, pengurangan angka pengangguran dan penataan Pasar Induk Rau memang harus menjadi prioritas. Namun demikian, seluruh program tersebut harus dilakukan secara terbuka, terukur dan melibatkan masyarakat.
Menurut Ocing, pembangunan tidak cukup hanya mengejar target fisik. Pemerintah juga harus memastikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat kecil, terutama pedagang, pelaku UMKM dan warga yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.
”Kami tidak ingin pembangunan hanya terlihat bagus di atas kertas. Yang paling penting, masyarakat merasakan manfaatnya dan Kota Serang benar-benar bergerak menjadi kota yang maju serta layak sebagai ibu kota Provinsi Banten,” tandasnya. (Red/ Roy)












