Jelang Ramadan, Pedagang Bunga Tabur di Pasar Ciruas Raih Untung Berlipat

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Fati'ah, Pedagang Bunga Tabur di Pasar Ciruas l Dok. Dwi MY-BNC

Fati'ah, Pedagang Bunga Tabur di Pasar Ciruas l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitz.Com – Para pedagang di Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, merasakan lonjakan permintaan yang signifikan menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah. Termasuk salah satunya, pedagang bunga tabur seperti Fati’ah.

Fati’ah, pedagang bunga tabur asal Kasemen, Kota Serang, mengungkapkan bahwa peningkatan pembeli untuk bunga tabur ini berkaitan erat dengan tradisi masyarakat yang sering berziarah sebelum Ramadan.

“Kalau hari biasa mah paling Rp50 ribu, kalau ada rezeki ya Rp100 ribu, tapi kalau menjelang puasa kayak begini ya lumayan banyak yang beli, per hari Rp500 ribu-Rp600 ribu, tergantung ramai enggaknya,” ungkap Fati’ah saat diwawancarai di Pasar Ciruas pada Rabu 26 Februari 2025.

Pendapatan yang ia peroleh menunjukkan betapa pentingnya momen menjelang Ramadan bagi pedagang bunga tabur.

Fati’ah mengaku telah berjualan bunga tabur selama empat tahun dan secara rutin mangkal di Pasar Ciruas.

“Buka biasanya jam 6 pagi dan mereka para pembeli sudah tahu kalau saya mangkal di sini. Dalam satu kantong itu Rp5 ribu,” terangnya.

Dengan jam buka yang cukup awal, ia memanfaatkan waktu tersebut untuk menarik perhatian para pembeli yang ingin berziarah.

“Dalam satu besek plastik saya beli Rp30 ribu kemudian dibagi dengan kantong plastik dengan eceran Rp5 ribu,” ungkapnya saat menjelaskan sistem penjualannya.

Adapun bunga-bunga yang dijualnya meliputi pacar air, kenanga, kamboja, bunga kertas, dan bunga kembang matahari.

“Dua besek ini Rp30 ribu jadi bunganya dicampur-campur, tergantung dibuatnya jadi berapa kantong,” jelasnya.

Strategi ini memungkinkan Fati’ah untuk menawarkan variasi bunga kepada pembeli dengan harga yang terjangkau.

Keberhasilan Fati’ah dalam meraih keuntungan di tengah hiruk-pikuk pasar menjelang Ramadan menunjukkan bagaimana adaptasi dan pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat dapat mempengaruhi penjualan.

Dengan adanya tradisi ziarah yang semakin meningkat menjelang bulan suci, para pedagang bunga tabur seperti Fati’ah dapat meraih keuntungan yang signifikan, yang tidak hanya bermanfaat bagi mereka, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menghormati ahli keluarga yang telah tiada. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru