Gerakan Saka dan Pemuda Maritim Banten Dukung PIK 2 Investasi di Banten

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pemuda Maritim Banten Aby Muhibi (kiri) dan Ketua Gerakan Saka Ahmad Ru'yat (kanan) l Dok. Istimewa

Ketua Pemuda Maritim Banten Aby Muhibi (kiri) dan Ketua Gerakan Saka Ahmad Ru'yat (kanan) l Dok. Istimewa

BantenBlitz.Com – Ahmad Ru’yat, Ketua Gerakan Saka, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 untuk berinvestasi di wilayah Banten.

Dalam pernyataannya, Ahmad merasa optimistis tentang potensi yang dimiliki Kota Serang dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mendukung PIK 2 untuk berinvestasi di Banten, khususnya Kota Serang dan umumnya Banten,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.Co, Senin, 24 Maret 2025.

Ahmad menambahkan bahwa investasi yang dibawa oleh PIK 2 tidak akan melanggar aspek hukum, moral, budaya, dan ekonomi yang ada di masyarakat.

“Karena mereka tidak melanggar dalam bentuk hukum, moral, budaya, dan ekonomi,” sambungnya.

Ia menegaskan pentingnya menjadikan Kota Serang sebagai contoh pembangunan yang dapat menginspirasi daerah lain di Banten.

Dengan komitmen tersebut, Ahmad berharap Kota Serang dapat berkembang menjadi kota yang maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Pemuda Maritim Banten Aby Muhibi yang menyerukan kepada masyarakat Banten untuk bersatu dalam mendukung proyek pembangunan yang diyakini akan membawa banyak manfaat bagi daerah.

“Siapa yang menolak pembangunan ini, berarti menolak kemajuan di Provinsi Banten,” jelasnya.

Ia mengungkapkan keyakinan bahwa proyek ini akan menciptakan banyak lapangan kerja baru, meningkatkan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Aby juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya melawan berita hoaks yang dapat menghambat proses pembangunan yang telah direncanakan.

“Harapan kami, masyarakat memiliki persepsi yang sama dan tidak terpengaruh oleh berita-berita yang belum tentu benar. Jika pembangunan ini baik untuk masyarakat Banten, mengapa harus ditolak?” pungkasnya.

Dengan pendekatan ini, ia berharap ada kesadaran kolektif diantara masyarakat untuk mendukung perubahan positif yang dapat terjadi di daerah mereka.

Dalam konteks ini, dukungan dari berbagai elemen masyarakat seperti Gerakan Saka dan Pemuda Maritim menjadi penting untuk menyongsong masa depan Banten yang lebih cerah.

Investasi yang dilakukan oleh PIK 2 dipandang sebagai langkah strategis untuk kemajuan ekonomi dan sosial di Kota Serang.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta diharapkan dapat mewujudkan target pembangunan yang telah digariskan demi kesejahteraan bersama.

Proyek ini, yang diharapkan bisa segera terealisasi, menandai era baru bagi pengembangan wilayah Banten, membawa harapan bagi masyarakat untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam hidup mereka. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru