Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Menggelar Pelatihan Kerajinan Kulit Kerang

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok.Guntur

| Dok.Guntur

BantenBlitz.Com – Pandeglang merupakan daerah yang memiliki garis pantai terluas di Provinsi Banten, hal ini tentu menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang mengunjungi Banten.

Selain, objek wisata pantai tentu kerajinan tangan bisa jadi penunjang pertumbuhan ekonomi warga pesisir pantai Pandeglang.

Melihat potensi itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, mencoba mengembangkan potensi tersebut dengan mengadakan pelatihan pengolahan kulit kerang.

Acara ini dihadiri 20 orang peserta dari kecamatan Carita dan Kecamatan Labuan, acara ini dilaksanakan di kantor UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten pada Selasa, 20 Mei 2025.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pesisir, Bay Adam mengungkapkan Pandeglang memiliki garis pantai terluas di Provinsi Banten tentu dengan banyaknya wisatawan yang datang, kerajinan tangan berpotensi meningkatkan perekonomian warga pesisir.

“Pandeglang kan terpanjang garis pantainya, jadi banyak limbah kulit kerang, ini potensi meningkatkan pendapatan warga,” ungkapnya di sela acara pelatihan.

Bay Adam menyadari minimnya pengetahuan warga tentang potensi dari limbah kerang, sehingga perlu diadakannya penyuluhan dan pelatihan pada warga.

“Warga masih belum banyak mengetahui potensi Pengelolaan limbah kulit kerang, sehingga masih perlu di sosialisasikan kembali,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Mia Maulani Rizki mengungkapkan bahwa Pandeglang yang memiliki garis pantai seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir, karena ketersediaan bahan baku yang melimpah.

“Menyadari luas wilayah pesisir pantai Pandeglang, masyarakat tidak akan kesulitan mencari bahan baku,” ungkapnya.

Disinggung soal hambatan, Mia menjelaskan bahwa hasil dari diskusi dengan warga pesisir, kesulitannya di segi pemasaran produk itu sendiri, karenanya masyarakat berharap disediakanya pusat perbelanjaan kerajinan tangan khas Pandeglang. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru