60 Persen Anggota Koperasi Merah Putih Pandeglang Adalah Perempuan

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Difeni-BNC

| Dok. Difeni-BNC

BantenBlitz.com – Perempuan di Kabupaten Pandeglang kini memegang peran penting dalam penggerak ekonomi daerah. Data Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) mencatat, sekitar 60 persen anggota Koperasi Merah Putih merupakan perempuan, menandakan bahwa kaum perempuan menjadi kekuatan utama dalam pengembangan koperasi dan usaha mikro di tingkat lokal.

Kepala Diskoperindag Pandeglang, Bun Bun Buntaran, mengatakan bahwa keterlibatan perempuan tidak hanya sebatas anggota, tetapi juga banyak yang sudah menduduki posisi strategis di kepengurusan koperasi.

” Karena kita ingin peran perempuan dalam koperasi ini lebih menonjol, dengan kapasitasnya perempuan itu lebih telaten, lebih percaya diri, dan bisa mewarnai organisasi koperasi di desa nya masing-masing, ” kata Bun Bun, usai menghadiri acara Penguatan dan Pengembangan Koperasi Wanita, di salah satu Hotel di Kabupaten Pandeglang, Rabu, 29 Oktober 2025.

Bun Bun juga mengatakan Untuk memperkuat peran perempuan di koperasi merah putih, pihaknya akan menggandeng beberapa instansi terkait untuk memberikan pelatihan bagi pengurus koperasi merah putih, baik Desa maupun Kelurahan.

” Pelatihan itu akan dimulai nanti tanggal 4 hingga tanggal 7 November 2025, ada tiga angkatan nanti yang dilaksanakan untuk melatih para pengurus koperasi. Dan saya mengharuskan kaum perempuan ikut dalam pelatihan tersebut, karena peningkatan SDM ini perlu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Koperasi Merah Putih sendiri merupakan wadah ekonomi kerakyatan yang digagas untuk memperkuat sektor koperasi berbasis gotong royong dan nasionalisme ekonomi.

“Alhamdulillah saat ini koperasi Merah Putih di kabupaten Pandeglang sudah banyak yang mulai beroperasi, ini menjadi suatu modal kedepannya untuk bagaimana koperasi Merah Putih ini berusaha, ” jelasnya.

“Kami ingin koperasi di Pandeglang menjadi contoh ekonomi gotong royong yang menempatkan perempuan sebagai bagian penting dari perubahan,” tutupnya.

Salah satu anggota koperasi, Reni, mengaku bahwa bergabung dengan Koperasi Merah Putih memberinya banyak manfaat.

“Kami belajar cara mengembangkan usaha kecil dan mengatur keuangan dengan lebih baik. Sekarang kami lebih percaya diri menjalankan usaha sendiri,” katanya.

Dengan tingginya partisipasi perempuan, menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari peran mereka. Pemerintah daerah pun berkomitmen terus mendukung program koperasi yang inklusif dan berkeadilan gender.(Red/Difeni)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru