Tekan Harga Sembako, Pemkot Serang Hadirkan Pasar Murah Bersubsidi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan paket sembako murah bersubsidi di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang I Dok. Roy-BNC

Penampakan paket sembako murah bersubsidi di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) menggelar pasar murah bersubsidi di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan penyediaan sembako murah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Serang dalam menekan harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung realisasi visi dan program Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia.

Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan sembako murah adalah program Dinkopukmperindag sesuai dengan misi Walikota Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia, yang akan berlangsung di seluruh kecamatan.

‎”Hari ini saya menghadiri acara batch pertama sembako murah di Kecamatan Cipocok Jaya,” ujarnya.

‎Ia berharap program paket sembako murah ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Serang.

‎”Semoga bermanfaat menjelang Ramadan, dan semoga masyarakat bisa merasakan semuanya,” harap dia.

‎Budi menjelaskan, program sembako murah ini dalam rangka mewujudkan visi Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.

‎”Untuk memastikan bahwa masyarakat bisa merasakan dari pemerintah ini salah satu program dari saya Budi-Agis,” jelasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil menuturkan, pasar sembako murah bersubsidi akan digelar di seluruh kecamatan, dengan menyediakan batch pertama sekitar 500 paket.

‎Sedangkan, pasar sembako murah batch kedua akan dibuka pada saat menjelang lebaran Idul Fitri 1447 hijriyah.

‎”Tujuannya untuk memastikan bahwa program misi Pak Walikota ini terkait sembako di tiap kelurahan ini bisa tercapai, yang kedua menekan inflasi dan ketiga persiapan menjelang Ramadan,” terang Wahyu.

‎Ia menyebut harga normal per paket sembako Rp115 ribu, kemudian disubsidi oleh pemerintah Rp55 ribu, maka menjadi Rp60 ribu per paket.

‎Wahyu mengungkap bahwa ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti daging pada beberapa waktu lalu, hingga para pedagang sempat mogok jualan.

‎Penyebab kenaikan harga pun bervariatif mulai dari faktor cuaca, psikologi pedagang jelang Ramadan, sampai permintaan konsumen.

‎”Ada beberapa yang naik seperti daging tuh kemarin naik tuh sekarang mulai turun, tapi tetap beberapa komoditas ini naik, dan apa yang disediakan oleh kami bersama PT ABM ini berdasarkan data dari BPS Kota Serang apa aja yang naik itu yang kami siapkan,” katanya.

‎Meski demikian, Dinkopukmperindag memastikan bahwa Kota Serang tidak akan mengalami kelangkaan pasokan komoditas. (Red/ Roy)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru