Bangun Kemandirian Ekonomi, Indonesia Muda Preneur Kolaborasi dengan Kementerian UMKM

Minggu, 29 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Istimewa

| Dok. Istimewa

BantenBlitz.com– Indonesia Muda Preneur menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian UMKM RI, melalui Deputi Bidang Usaha Kecil, dalam sebuah rapat kordinasi yang digelar di kantor Kementrian UMKM, akhir pekan ini.

Pertemuan tersebut menjadi penanda dimulainya sinergi lintas lembaga dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di kalangan pelajar. Program unggulan bertajuk Indonesia Muda Preneur Academy 2025 menjadi tumpuan utama dari kerja sama ini, dengan menyasar siswa-siswi SMA, SMK, dan pesantren tingkat akhir di berbagai daerah.

“Program ini konkret dan sangat saya dukung. Indonesia Muda Preneur dapat menjadi jalan lahirnya wirausaha-wirausaha muda baru yang tangguh dan berdaya saing,” kata Temmy Satya Permana, Deputi I Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, dalam rilis yang diterima BantenBlitz.com pada Minggu, 29 Juni 2025.

Sebagai langkah awal, program ini akan diimplementasikan di 30 sekolah di Provinsi Banten. Daerah tersebut dipilih karena angka pengangguran terbuka (TPT) usia muda 15–24 tahun di Banten masih tergolong tinggi, mencapai lebih dari 19 persen.

M. Irfan, Founder Indonesia Muda Preneur sekaligus Sekretaris di Fekraf Banten mengatakan, Indonesia Muda Preneur Academy 2025 tak hanya berfokus pada pelatihan teknis bisnis dan branding. Program ini juga memberikan akses permodalan, pendampingan legalitas, serta integrasi ke pasar digital, menciptakan ekosistem wirausaha muda yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Ia melanjutkan, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, inisiatif ini diyakini mampu menjawab tantangan pengangguran usia muda dan mempercepat lahirnya wirausahawan baru yang berdaya saing global, tanpa harus menunggu mereka duduk di bangku kuliah.

“Ini bukan hanya pelatihan, tetapi gerakan perubahan. Kami ingin generasi muda bisa menciptakan lapangan kerja bahkan sebelum mereka lulus sekolah,” ungkapnya.

Irfan juga menegaskan bahwa program ini akan dikembangkan ke berbagai provinsi lain melalui kerja sama dengan stakeholder lokal.

“Insya Allah kita akan kembangkan diseluruh provinsi yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ary Ginanjar, Founder ESQ & Universitas Ary Ginanjar, turut menyatakan dukungan penuhnya terhadap gerakan ini. Ia berkomitmen memberikan pelatihan khusus berbasis kecerdasan emosional dan spiritual (AI DNA Tools ESQ) serta beasiswa kuliah empat tahun penuh di ESQ Business School bagi peserta terpilih.

“Saya mengapresiasi program ini. Indonesia Muda Preneur adalah langkah berani untuk menyiapkan generasi pemimpin ekonomi masa depan. Kami siap mendukung lewat pelatihan berbasis nilai dan teknologi serta beasiswa pendidikan,” ujar Ary. (Red/Dede)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru