Walikota Cilegon Robinsar Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani Cilegon

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Cilegon Robinsar, Meningkatkan Kesejahteraan Petani Kota Cilegon, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten Sahruji, Swasembada Pangan,

Walikota Cilegon Robinsar, Meningkatkan Kesejahteraan Petani Kota Cilegon, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten Sahruji, Swasembada Pangan,

BantenBlitz.com– Walikota Cilegon Robinsar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan para petani di Kota Cilegon.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Program Revolusi Pertanian Menanam Padi dengan benih unggul PS 08 yang digelar Yayasan Bhakti Bela Negara di RM H. Jeje, Jalan Kali Kalong, Link. Kedungbulus, Kamis 31 Juli 2025.

“Kami akan terus berupaya untuk menghadirkan berbagai program yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat khususnya bagi para petani, sebab kami ingin kesejahteraan para petani di Kota Cilegon ini bisa terus meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Robinsar juga mengatakan jika dalam anggaran perubahan tahun ini, Pemerintah Kota Cilegon telah mengalokasikan dana untuk pengadaan alat pertanian berupa mesin panen (Combine) yang nantinya dapat digunakan untuk para petani.

“Di anggaran perubahan ini, kami sudah anggarkan untuk pengadaan mesin combine. Semoga mesin tersebut nantinya bisa dimanfaatkan oleh para petani, karena dengan Combine waktu panennya akan jauh lebih cepat sehingga lahannya bisa langsung digunakan lagi untuk penanaman dan hasil produksi juga akan meningkat,” jelasnya.

Selain dukungan alat pertanian, Robinsar juga mengungkapkan pihaknya akan memberikan fasilitas pinjaman modal untuk para petani dengan bunga nol persen, tujuannya yaitu untuk mengurangi ketergantungan para petani terhadap tengkulak yang kerap memberikan pinjaman dengan skema yang kurang menguntungkan.

“Ke depan, kami akan menyediakan pinjaman modal tanpa bunga bagi para petani. Dengan begitu, petani tidak perlu lagi meminjam ke tengkulak yang seringkali menetapkan harga beli rendah dan bahkan tidak menutup biaya produksi,” tegasnya.

Robinsar juga menghimbau kepada para petani untuk menjual hasil panennya langsung ke Bulog. Dimana hal tersebut dapat memberikan harga jual yang lebih stabil dan menguntungkan bagi petani. “Saya minta hasil panen langsung dijual ke Bulog saja sebab harganya lebih pasti sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Jangan jual ke tengkulak atau pabrik yang tidak memiliki standar harga,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten Sahruji menyampaikan bahwa masih banyak lahan milik perusahaan di Kota Cilegon yang belum dikelola secara optimal. Oleh karena itu ia meminta agar lahan kosong tersebut dapat dimanfaatkan sementara sebagai lahan pertanian sebelum digunakan untuk pembangunan industri.

“Jika hasil uji coba penanaman padi (demplot) yang dilakukan saat ini menunjukkan hasil maksimal, kami harap lahan yang tidak terpakai di Kota Cilegon ini bisa kami kelola untuk lahan pertanian agar supaya bermanfaat sebelum menjadi kawasan industri,” ujarnya.

Sahruji berharap ke depan Kota Cilegon dapat mampu mewujudkan swasembada pangan, sehingga tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga sebagai daerah yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

“Saya harap Kota Cilegon tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ketahanan pangan yang kuat, dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk pertanian, saya yakin Kota Cilegon bisa menuju swasembada pangan namun tentu hal ini memerlukan kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak,” pungkasnya. (Red/Arise)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru