Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Perajin Kue Satu di Kota Serang Kebanjiran Pesanan

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana produksi kue satu di Cahaya Amah, Lingkungan Magelaran Cilik, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang I Dok. Roy-BNC

Suasana produksi kue satu di Cahaya Amah, Lingkungan Magelaran Cilik, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang I Dok. Roy-BNC

Bantenblitz.com – Lingkungan Magelaran Cilik, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, sejak lama dikenal sebagai sentra produksi kue satu yang menjadi andalan warga setempat.

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas di kawasan ini kian menggeliat. Hampir di setiap sudut gang, warga tampak sibuk menjemur adonan, mencetak, hingga mengemas kue satu yang siap dikirim ke berbagai toko dan pelanggan.

Salah satu pelaku usaha rumahan, Cahaya Amah, setiap harinya mengolah kacang hijau pilihan menjadi kue satu bercita rasa khas. Penganan tradisional ini dibuat dari kacang hijau yang digiling halus dan dipadukan dengan gula, menghasilkan rasa manis legit yang identik dengan sajian khas Lebaran.

Kue ini dikenal dengan teksturnya yang lembut dan lumer di mulut. Rasa manisnya ringan, berpadu dengan aroma kacang hijau yang kuat, sehingga menjadi suguhan favorit saat hari raya.

‎Pemilik usaha rumahan Cahaya Amah, Faikoh mengatakan, dalam sehari pihaknya mampu mengolah sekitar satu karung kacang hijau. Dari bahan tersebut dihasilkan kurang lebih 25 kilogram adonan kue satu.

‎“Sehari paling satu karung. Tapi tergantung cuaca. Kalau panas terik bisa dijemur, cepat kering. Kalau hujan atau kurang panas, harus pakai oven,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 4 Maret 2026.

‎Menurutnya, proses pengeringan menjadi tahapan penting agar tekstur kue tetap halus dan tidak mudah hancur saat dikemas.

‎Bahkan saat musim hujan, kacang hijau lebih lama kering sehingga waktu produksi bertambah.

‎“Kalau lagi hujan, kacangnya lama kering. Jadi produksi ikut mundur,” katanya.

‎Faikoh mengungkap pesanan biasanya mulai meningkat sejak sebelum Ramadan, dan terus bertambah memasuki pertengahan bulan puasa.

‎Pengiriman kue satu ke toko-toko pun rutin dilakukan untuk menjaga stok tetap tersedia hingga Lebaran.

‎“Biasanya sebelum puasa sudah mulai stok. Masuk tanggal 10 Ramadan pesanan makin banyak dan mulai kirim ke toko-toko,” ucap Faikoh.

‎Adapun proses pembuatan kue satu memakan waktu sekitar dua hari. Hari pertama untuk penggilingan kacang hijau, pencampuran gula, pencetakan, serta penjemuran atau pengovenan. Hari berikutnya masuk tahap pengemasan.

‎Selain kue satu, Cahaya Amah juga memproduksi sagon dan gipang. Dalam masa ramai, delapan orang pekerja terlibat, mulai dari bagian produksi hingga pengepakan.

‎Salah satu pekerja, Urfiah, menyebut dalam kondisi ramai satu kali pengiriman bisa mencapai 25 dus. Setiap dus berisi satu lusin kue yang dipasarkan ke Serang, Cilegon hingga Merak.

‎Dirinya bertugas di bagian produksi dan pengemasan menuturkan, dalam masa ramai satu kali pengiriman bisa mencapai 25 dus, dengan isi satu dus sebanyak satu lusin.

‎“Kalau jelang Lebaran bisa kirim 25 dus sekali. Satu dus isinya 12,” ujar Urfiah.

‎Untuk harga, kue satu dijual dalam kemasan dus berisi satu lusin. Urfiah menyebut satu toples dibanderol sekitar Rp10 ribu untuk distribusi ke toko.

‎Harga tersebut disesuaikan dengan biaya bahan baku dan produksi, terutama saat permintaan meningkat menjelang Lebaran. (Red/ Roy)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru