Remaja Tenggelam di Pantai Wirton Ditemukan Meninggal

Senin, 30 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan memberikan keterangan kepada wartawan usai mengantar jenazah Zaki ke Rumah Sakit Panggungrawi Cilegon  l Dok. Istimewa

Tim SAR Gabungan memberikan keterangan kepada wartawan usai mengantar jenazah Zaki ke Rumah Sakit Panggungrawi Cilegon l Dok. Istimewa

BantenBlitz.Com – Pencarian seorang remaja bernama Zaki yang tenggelam di Pantai Wirton memasuki hari kedua dengan berbagai tantangan yang cukup berat.

Gelombang tinggi dengan ketinggian berkisar antara 0,5 hingga 1 meter serta hujan deras menjadi penghambat upaya pencarian yang melibatkan tim SAR menggunakan perahu karet dan motor tempel.

Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan melakukan penyisiran darat ke utara dan selatan dalam radius 1 kilometer dari lokasi kejadian pada Senin, 30 Desember 2024.

Insiden tragis ini terjadi pada Minggu, 29 Desember 2024, sekitar pukul 16.30 WIB. Zaki (15), yang berasal dari Perum Griya Asri, Kelurahan Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, sedang berenang bersama tiga rekannya ketika tiba-tiba ombak besar menerjang mereka.

Meskipun tiga temannya, yaitu M. Faik Septian (15), Mulfi (15), dan Rafka (15), berhasil diselamatkan oleh petugas Balawista yang berjaga, Zaki terseret ombak ke tengah laut dan tidak dapat diselamatkan.

Kepala Basarnas Banten Al Amrad menjelaskan bahwa pada pukul 13.00 WIB, Tim SAR menurunkan perahu karet dan motor tempel untuk melakukan pencarian terhadap korban sejauh 3 nautical miles (NM) dari lokasi kejadian.

Amrad menambahkan bahwa tim SAR terus melanjutkan pencarian meskipun kondisi cuaca tidak mendukung.

Akhirnya, pada Senin, 30 Desember 2024, sekitar pukul 14.45 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan Zaki dalam keadaan meninggal dunia di pinggir pantai, berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Amrad menyatakan bahwa korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Panggungrawi Cilegon untuk proses lebih lanjut.

“Setelah korban atas nama Zaki ditemukan, dengan ini Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Al Amrad.

Kejadian ini memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak mengenai pentingnya keselamatan saat beraktivitas di pantai, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat.

Insiden ini juga menyoroti risiko berenang di pantai, khususnya bagi remaja, dan pentingnya pengawasan yang ketat. Tim SAR dan Balawista terus berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam menjaga keselamatan pengunjung pantai, agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan. (Red/Mun)

Berita Terkait

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:18

Mahasiswa KKM Untirta Edukasi Warga Solear Kabupaten Tangerang Kelola Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru