Gawat, Daya Tampung SMP Negeri Kota Serang Masih Kurang

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Tb. M. Suherman saat dijumpai di depan kantor Dindikbud Kota Serang | Dok. Lathif - BNC

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Tb. M. Suherman saat dijumpai di depan kantor Dindikbud Kota Serang | Dok. Lathif - BNC

BantenBlitz.Com– Sebentar lagi akan memasuki masa penerimaan siswa baru yang biasanya dilakukan di bulan Juli. Namun hingga kini Kota Serang masih mengalami beberapa kendala yang salah satunya ialah daya tampung SMP Negeri Kota Serang yang tak sepadan dengan siswa lulusan SD.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Tb. M. Suherman mengatakan, ditahun ini siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikan dari SD ke SMP mencapai 12 ribu siswa.

“Belum cukup, karena lulusan SD yang masuk ke SMP tahun ini 12 ribu sedangkan daya tampung SMP Negeri milik Kota Serang hanya enam ribu siswa,” kata Suherman, Senin, 14 April 2025.

Masih kata Suherman, dengan lulusan siswa SD yang begitu banyak, Pemkot Serang masih kekurangan sekitar 20 gedung sekolah SMP Negeri.

“Kalau SMP itu butuh 50 gedung, sekarang kurang lebih ada 30an berarti masih kurang 20 sekolah lagi,” ungkap Suherman.

Namun demikian, kata Suherman Pemkot Serang sedang menyiapkan beberapa upaya yang salah satunya memberikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada SMP-SMP swasta.

“Maka langkah-langkah berikutnya Pak Walikota mengambil sikap akan memberikan BOSDA kepada SMP swasta supaya bisa menampung siswa baru itu,” tutur Suherman.

Selanjutnya Suherman menambahkan, selain BOSDA yang mencover biaya pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di SMP negeri, Pemkot Serang juga akan menyiapkan seram gratis mulai dari seragam putih-biru hingga Serang batik.

“Seragam batik dan seragam putih biru itu tanggung jawab oleh pemerintah Kota Serang,” jelas Suherman.

Lebih lanjut Suherman menjelaskan, langkah ini diambil untuk dapat mengurangi biaya yang dibebankankan kepada wali murid yang anaknya bersekolah di SMP swasta.

“Sehingga dia (SMP swasta) bisa menyamakan dengan sekolah negeri sehingga bisa gratis,” pungkasnya. (Red/Lathif)

Berita Terkait

Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026
Wujudkan Tri Dharma, Dosen FH Unpam Serang Gelar PKM di MA Darul Irfan
Warna-warni Budaya di Fashion Show Halal Bihalal KAHFI BBC Motivator School
Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura
Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan
Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji
Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru
Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:19

Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026

Senin, 20 April 2026 - 17:28

Wujudkan Tri Dharma, Dosen FH Unpam Serang Gelar PKM di MA Darul Irfan

Senin, 20 April 2026 - 17:01

Warna-warni Budaya di Fashion Show Halal Bihalal KAHFI BBC Motivator School

Selasa, 7 April 2026 - 10:34

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 - 17:10

Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan

Berita Terbaru