Bantenblitz.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang bersama Yayasan Yatimcare menutup rangkaian Achievement Motivation Training dengan mengajak puluhan anak yatim mengikuti wisata edukatif keliling Kota Tangerang. Kegiatan ini tak sekadar menghadirkan keceriaan, tetapi juga memperkuat pembelajaran langsung tentang sejarah, budaya, dan lingkungan.
Sebanyak 35 anak yatim dari keluarga kurang mampu diajak menjelajahi sejumlah destinasi ikonik Kota Tangerang menggunakan Bus Jawara, mulai dari Museum Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Jembatan Kaca Berendeng, hingga Hutan Kota. Di setiap lokasi, peserta dibekali pemahaman tentang nilai sejarah, kebangsaan, serta pentingnya menjaga lingkungan.
Penyuluh Penanganan Masalah Sosial, Firdaus Kurniawan, yang turut memandu kegiatan tersebut menegaskan bahwa konsep plesiran ini dirancang sebagai kombinasi antara rekreasi dan edukasi.
“Kami ingin kegiatan ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang sejarah serta potensi destinasi di Kota Tangerang. Dengan demikian, mereka memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan,” ujar Firdaus.
Pengurus Yatimcare, Fizar, turut mengapresiasi antusiasme para peserta selama mengikuti kegiatan.
“Kegiatan ini sangat asik dan seru. Selain memberikan kebahagiaan, juga menambah wawasan adik-adik tentang berbagai destinasi di Kota Tangerang. Ini menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Benda, Sadiyah, menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan emosional anak-anak terhadap lingkungan sekitarnya.
“Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap Kota Tangerang. Anak-anak menjadi lebih mengenal kotanya dan diharapkan tumbuh rasa memiliki serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini,” tuturnya.
Sebelumnya, Achievement Motivation Training telah berlangsung selama tiga hari, sejak 27 hingga 29 Maret 2026 di Aula Dinsos Kota Tangerang. Program ini diikuti oleh peserta dari lima kelurahan di Kecamatan Benda, yakni Jurumudi, Jurumudi Baru, Pajang, Benda, dan Belendung.
Kepala bidang terkait di Dinsos Kota Tangerang, Arif Rachman, SKM, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya penjangkauan terhadap anak-anak miskin terlantar dan yatim di wilayah Kota Tangerang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak memiliki kepercayaan diri yang baik, mampu merencanakan masa depan, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” jelas Arif.
Dinsos Kota Tangerang bersama Yayasan Yatimcare berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan. Partisipasi berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat, dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan program yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga memberdayakan dan membangun masa depan generasi penerus bangsa. (Red/Adi)












