Kepala Sekolah Dasar di Cilegon Ikuti Pelatihan Pembelajaran Kecerdasan Artifisial

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Arise

| Dok. Arise

BantenBlitz.com– Sebanyak 29 kepala sekolah dan 30 guru dari berbagai sekolah sasaran, yang mendapatkan Dana BOS Kinerja maupun BOS Reguler mengikuti Pembelajaran Mendalam dan Koding serta Kecerdasan Artifisial (AI) di SDN Kubang Sepat I Kota Cilegon.

Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) bagi para kepala sekolah dan guru di Kota Cilegon awal Agustus 2025.

Kepala SDN Kubang Sepat I sekaligus panitia pelaksana kegiatan, Milhah menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama menyosialisasikan dan mengimplementasikan pembelajaran mendalam serta pengenalan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) di lingkungan pendidikan dasar.

“Tujuan kegiatan ini agar guru dan kepala sekolah memahami secara utuh apa itu pembelajaran mendalam dan bagaimana koding serta kecerdasan artifisial dapat diterapkan. Setelah memahami konsepnya, para peserta diharapkan bisa menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran,” kata Milhah dalam rilis yang diterima BagusNews pada Senin, 4 Agustus 2025.

Milhah melanjutkan, salah satu lokasi utama kegiatan adalah SDN Kubang Sepat I, yang juga menjadi tempat pelaksanaan untuk wilayah Kecamatan Cibeber, Cilegon, Citangkil, dan Ciwandan.

“Jadi kalau untuk pembelajaran mendalam itu untuk kota Cilegon di SDN Kubang Sepat I dan SDN Blok C. Sedangkan KKA kegiatannya di SD Raudhatul Jannah. Pelatihan untuk Kepala Sekolah selama lima hari sedangkan untuk guru sampai enam hari,” terangnya.

Salah satu pemateri, Ahsani menjelaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan terkait pembelajaran mendalam yang menekankan pada delapan dimensi profile kelulusan itu yang harus diterapkan sekolah.

“Dan juga ada kerangka kerja termasuk di dalamnya kerangka kerja pembelajaran mendalam yang diantaranya adalah delapan dimensi profile kelulusan, prinsip utama pembelajaran mendalam, jenis pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran mendalam. Ini semua harus diterapkan di sekolah,” jelas Ahsani.

Melalui kegiatan ini, ia berharap kepala sekolah dapat memberikan pembelajaran yang mampu mengarahkan gurunya untuk menerapkan pembelajaran mendalam secara efektif di kelas.

“Semoga dengan pelatihan ini, kepala sekolah bisa meramu strategi manajerial di sekolahnya agar guru-guru lebih siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan mengembangkan kompetensi pada siswa,” tutup Ahsani. (Red/Arise)

Berita Terkait

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura
Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan
Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji
Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru
Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan
BLK Kota Tangerang Tuntaskan Pelatihan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja
Sisihkan 12.000 Pendaftar, Mahasiswi UIN Banten Jadi Google Student Ambassador 2025
Antusiasme Tinggi, Ratusan Anak Ikuti Sanlat Gratis di Labuan, Pandeglang

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:34

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 - 17:10

Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:39

Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:49

Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:44

Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan

Berita Terbaru