JKSN Banten Resmi Dikukuhkan, 99 Kiai dan Santri Ikrar Bersama di Serang

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengukuhan Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) Provinsi Banten di Pondok Pesantren At-Thohiriyah Moderat Pelamunan, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

Pengukuhan Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) Provinsi Banten di Pondok Pesantren At-Thohiriyah Moderat Pelamunan, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

BantenBlitz.com — Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) Provinsi Banten resmi dikukuhkan di Pondok Pesantren At-Thohiriyah Moderat Pelamunan, Kabupaten Serang, Rabu 24 September 2025 malam. Sebanyak 99 kiai dan santri mengucapkan ikrar bersama, disaksikan langsung oleh pendiri JKSN Pusat KH Asep Syaifudin Chalim, sebagai langkah strategis memperkuat peran pesantren dan santri dalam menjaga cita-cita nasional.

Ketua JKSN Banten KH Muhammad Robi menjelaskan bahwa jumlah anggota yang dikukuhkan tersebut dipilih berdasarkan inspirasi dari jumlah Asmaul Husna.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan mewakili delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten, demi memastikan keberagaman dan representasi yang adil.

“Terdiri secara jumlah di SK itu 99 kiai santri, mudah-mudahan tafaulan dengan bilangan Asmaul Husna,” ungkap Gus Robi.

Pria yang akrab disapa Gus Robi ini menegaskan, keberadaan JKSN bertujuan untuk menjaga dan meneguhkan cita-cita kemerdekaan Indonesia serta memperkuat akidah Islam Ahlussunah waljamaah.

Ia menambahkan bahwa JKSN juga berkomitmen mengoptimalkan peran santri agar mampu menjadi agen perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan peradaban dunia.

“JKSN ini kita pilih secara selektif dan juga tentu restu sang pendiri mewakili dari delapan kabupaten/kota se Provinsi Banten,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Robi mengakui bahwa tantangan utama yang dihadapi pesantren saat ini adalah menurunnya citra dan jumlah santri yang mendaftar. Ia menyebutkan hasil survei menunjukkan adanya penurunan penerimaan santri di Banten dan Indonesia secara umum.

Ia mengutip pernyataan mantan Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, yang menyebutkan bahwa “ada semacam gerakan setan gepeng untuk menghancurkan pesantren. Padahal pesantren tentu punya andil besar dalam pendirian bangsa ini dan menjadi benteng moral anak muda.”

Sebagai solusi, Gus Robi mengajak semua pihak untuk melakukan evaluasi dan muhasabah diri guna meningkatkan kualitas pesantren melalui perbaikan sistem, kurikulum, dan manajemen.

“Tentu kita meningkatkan kualitas baik secara sistem, kurikulum, dan juga manajerial kepengurusan. Antara bagaimana Kiai mengasuh santri dan juga memanage Pesantren ini untuk masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.

Setelah dikukuhkan, Gus Robi berencana untuk mempercepat konsolidasi dan merumuskan program-program unggulan yang kolaboratif dengan berbagai stakeholder dan pemerintah daerah.

Di sisi lain, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan harapannya agar keberadaan JKSN mampu memberikan dampak positif bagi santri dan pesantren di Kabupaten Serang.

Ia mengucapkan selamat atas pengukuhan Gus Robi dan seluruh jajaran pengurus, serta berharap mereka dapat berkontribusi dalam upaya mencerdaskan santri dan memperkuat pembangunan daerah.

“Semoga JKSN bisa berkontribusi dalam membangun Kabupaten Serang untuk mencerdaskan para santri,” tuturnya.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam revitalisasi pesantren, memperkuat akhlak dan karakter santri, serta mendukung pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan nasionalisme. (Red/Dwi)

 

Pengukuhan Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) Provinsi Banten di Pondok Pesantren At-Thohiriyah Moderat Pelamunan, Kabupaten Serang l Dok. Istimewa

Berita Terkait

Cegah Perundungan Lewat Literasi Emosional, Mahasiswa Untirta Edukasi Siswa Roudhatul Hikmah Cikande
Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta Per Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027
Bupati Tangerang Dorong Santri Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi
Lulus Cum Laude, Ida Rosida Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN
Cikande dan Kramatwatu Kembali Dominasi O2SN-FLS3N Kabupaten Serang 2026
Wujudkan Tri Dharma, Dosen FH Unpam Serang Gelar PKM di MA Darul Irfan
Warna-warni Budaya di Fashion Show Halal Bihalal KAHFI BBC Motivator School

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00

Cegah Perundungan Lewat Literasi Emosional, Mahasiswa Untirta Edukasi Siswa Roudhatul Hikmah Cikande

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55

Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta Per Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 22 Juni 2026 - 09:03

Bupati Tangerang Dorong Santri Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:12

Lulus Cum Laude, Ida Rosida Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN

Berita Terbaru