APBD Banten 2026 Dibedah Fraksi, Program Apa Saja yang Berpotensi Ditunda Akibat PenurunanTransfer Pusat?

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BantenBlitz.Com – Sidang Paripurna DPRD Provinsi Banten dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Gubernur mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026 berlangsung hangat. Mayoritas fraksi mengapresiasi tema pembangunan, namun menyoroti isu kritis, terutama defisit anggaran dan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tema RAPBD 2026, yakni “Perkuat Pondasi Kesejahteraan, Pendidikan Inklusif, Infrastruktur Dasar Berkelanjutan”, disambut baik. Namun, fraksi-fraksi mendesak adanya sinkronisasi dengan RKPD 2026 yang mengangkat tema kedaulatan pangan, energi, serta ekonomi produktif dan inklusif.

Gerindra: APBD Kurang Sehat dan Sorotan Integritas ASN

Fraksi Gerindra, melalui juru bicaranya Oong Syahroni, memberikan catatan tegas terkait kondisi fiskal daerah. Dengan target pendapatan Rp 9,94 triliun dan belanja Rp 10,14 triliun, defisit anggaran sebesar Rp 57,04 miliar dinilai mencerminkan kondisi APBD yang “kurang sehat” dan perlu diakhiri.

Gerindra meminta Pemprov Banten memastikan target pendapatan realistis dan menerapkan penagihan pajak dan retribusi secara optimal.

“OPD yang berkaitan dengan perpajakan agar tidak segan-segan mengaudit kepada wajib pajak apabila ada wajib pajak yang tidak disetorkan,” tegas Oong Syahroni.

Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti aspek kepegawaian, mendesak peningkatan jumlah dan kualitas ASN secara proporsional, serta penyeleksian ASN yang berintegritas untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

PDI Perjuangan: Pertanyakan Dampak Pemutihan Pajak

Fraksi PDI Perjuangan, yang diwakili oleh Wawan Sumarwan, meminta jaminan dari Gubernur bahwa seluruh program yang disusun akan menghasilkan output yang sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

Sorotan tajam PDI Perjuangan diarahkan pada kebijakan Pemprov tahun sebelumnya, yakni:

“Kami juga meminta penjelasan Gubernur terkait dampak pembebasan atau pemutihan pajak daerah selama tahun 2025. Karena ini sangat berdampak pada PAD Provinsi Banten.”

Pertanyaan ini menggarisbawahi kekhawatiran fraksi mengenai potensi kerugian PAD akibat kebijakan insentif pajak yang telah diberlakukan.

Partai Demokrat: Mitigasi Fiskal dan Pembangunan Pro Rakyat

Fraksi Partai Demokrat, melalui Asep Hidayat, menyambut baik tema Raperda, namun meminta penjelasan konkret terkait tantangan fiskal yang diakui Gubernur.
Fraksi Demokrat mendesak kejelasan mengenai:

Dampak Keterbatasan Fiskal: Bagaimana penurunan transfer dari pusat secara konkret memengaruhi realisasi program dua sektor prioritas, dan program apa saja yang akan dikurangi atau ditunda?

Mitigasi: Perlunya penyajian proyeksi dan mitigasi yang jelas untuk peningkatan PAD dan pengembangan ekonomi lokal yang harus diperkuat dan diintegrasikan dalam RAPBD 2026.

Meskipun mendukung efisiensi anggaran, Fraksi Demokrat memberikan batasan: efisiensi tidak boleh mengurangi pembangunan yang pro rakyat.(ADV)

Berita Terkait

Disahkan! Raperda Pengelolaan BMD Masuk Program Legislasi DPRD Banten 2026
Gubernur Banten Tinjau Pembangunan Jalan Desa Sejahtera di Ruas Cadasari–Kaduela, Dorong Konektivitas dan Kesejahteraan Warga
Gubernur Banten Tinjau Program Bang Andra, Pastikan Pembangunan Jalan Desa Sejahtera Cimaung–Sukarame Segera Dimulai
Plt Kadindikbud Pemprov Banten Lukman Raih Penghargaan The Best Realization Program Sekolah Gratis
Gubernur Banten Andra Soni Ajak Masyarakat Perkuat Pemajuan Budaya Lokal
Gubernur Banten Tegaskan Bahwa Program Sekolah Gratis Jalan Keluar dari Kemiskinan
Infrastruktur Desa Jadi Prioritas, Pemprov Banten Anggarkan Rp6 Miliar untuk Jalan Desa Sindang Asih – Desa Badak Anom Kabupaten Tangerang
Lewat Program Bang Andra, DPUPR Banten Bangun Jalan Luwuk Grewel di Lebak

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 12:08

Disahkan! Raperda Pengelolaan BMD Masuk Program Legislasi DPRD Banten 2026

Kamis, 20 November 2025 - 10:39

APBD Banten 2026 Dibedah Fraksi, Program Apa Saja yang Berpotensi Ditunda Akibat PenurunanTransfer Pusat?

Senin, 27 Oktober 2025 - 15:46

Gubernur Banten Tinjau Pembangunan Jalan Desa Sejahtera di Ruas Cadasari–Kaduela, Dorong Konektivitas dan Kesejahteraan Warga

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:57

Gubernur Banten Tinjau Program Bang Andra, Pastikan Pembangunan Jalan Desa Sejahtera Cimaung–Sukarame Segera Dimulai

Minggu, 12 Oktober 2025 - 10:40

Plt Kadindikbud Pemprov Banten Lukman Raih Penghargaan The Best Realization Program Sekolah Gratis

Berita Terbaru