Politeknik Industri Petrokimia Banten Gelar Wisuda Pertama, Penyerapan Lulusan Capai 90 Persen

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Politeknik Industri Petrokimia Banten saat mengikuti prosesi wisuda di gedung Pendidikan l Dok. Dwi MY-BNC

Direktur Politeknik Industri Petrokimia Banten saat mengikuti prosesi wisuda di gedung Pendidikan l Dok. Dwi MY-BNC

Bantenblitz.com – Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB) menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik untuk Wisuda Periode ke-1 Tahun 2025.

Acara tersebut diselenggarakan di gedung Pendidikan, Jalan Raya Karang Bolong, Cikoneng, Kabupaten Serang.

Keberhasilan PIPB terlihat nyata dari angka penyerapan lulusan yang sangat tinggi, sebuah pencapaian luar biasa di dunia pendidikan tinggi.

Saat diwawancarai wartawan usai acara wisuda, Direktur PIPB Supardi mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian perdana ini.

“Jadi ini adalah wisuda kami yang pertama kali dan Alhamdulillah dari 109 wisudawan, yang sudah diterima bekerja ada 99 orang,” ujar Supardi , Kamis, 27 November 2025.

Angka 90 persen penyerapan kerja ini menjadi bukti konkret efektivitas kurikulum dan kemitraan yang dijalin PIPB dengan industri.

Supardi mengatakan, para lulusan yang berhasil mendapatkan pekerjaan tersebar di berbagai perusahaan terkemuka di sektor petrokimia dan turunannya.

“Di antaranya ada yang bekerja di Petro Oxo Nusantara, Asahimas, Trinseo Materials Indonesia, Mitsubishi Chemical Indonesia, ada Lotte Chemical Indonesia sebanyak 27 orang, dan Chandra Asri Pacific ada 33 orang,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa penempatan kerja ini sesuai dengan bidang keahlian yang telah dibekali selama perkuliahan, memastikan lulusan siap berkontribusi langsung di industri.

Keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari dukungan kuat dari berbagai asosiasi industri.

“Kemudian kita juga mengucapkan terima kasih dari awal berdiri didukung oleh INAPLAS (Indonesian Olefin and Plastic Association atau Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia) dan FIKI (Federasi Industri Kimia Indonesia), asosiasi besar di bidang petrochemical di Indonesia,” ungkap Supardi.

Ia menambahkan, ada 11 perusahaan yang sedari awal konsen untuk membantu baik dari penyusulan kurikulum.

“Kemudian juga mengajar silver expert sampai dengan mereka (mahasiswa) bekerja setelah mereka lulus termasuk juga dalam proses magang selama 12 bulan atau 1 tahun,” imbuhnya.

Kolaborasi erat ini, menurut Supardi, memastikan kurikulum PIPB selalu relevan dengan kebutuhan industri, bahkan hingga proses penempatan kerja pasca-wisuda.

Selain fokus pada penyerapan kerja, PIPB juga aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Kemudian dari sisi penelitian dan pengabdian juga banyak hal yang sudah kita terbitkan. Di antaranya, ada 30 judul penelitian, 158 publikasi, 6 buku per ISBN, 46 HAKI, dan ada pengabdian masyarakat itu ada 16 judul,” ungkap Supardi.

Ia mengaku upaya ini sebagai bentuk komitmen PIPB dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Suhat Miyarso, Ketua Umum Asosiasi Inaplas, berpesan kepada mahasiswa PIPB agar bisa mengisi pekerjaan dengan baik di perusahaan petrokimia di Indonesia.

“Dan bisa lebih berkembang lagi menyesuaikan dengan peralatan dan teknologi di industri,” ungkapnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura
Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan
Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji
Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru
Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan
BLK Kota Tangerang Tuntaskan Pelatihan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja
Sisihkan 12.000 Pendaftar, Mahasiswi UIN Banten Jadi Google Student Ambassador 2025
Antusiasme Tinggi, Ratusan Anak Ikuti Sanlat Gratis di Labuan, Pandeglang

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:34

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 - 17:10

Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:39

Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:49

Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:44

Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan

Berita Terbaru