Kasus Kekerasan Seksual di Pandeglang Kian Mengkhawatirkan, 110 Kasus Terjadi Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Pandeglang, Gimas Rahadian, saat ditemui di kantornya pada Selasa, 3 Februari 2026. | Dok. Difeni - BNC

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Pandeglang, Gimas Rahadian, saat ditemui di kantornya pada Selasa, 3 Februari 2026. | Dok. Difeni - BNC

Bantenblitz.com – Kasus kekerasan seksual di Kabupaten Pandeglang kian mengkhawatirkan dan menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Pandeglang, Gimas Rahadian, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 tercatat 110 kasus kekerasan seksual, dengan 93 korban merupakan perempuan. Sementara itu, pada Januari 2026 telah muncul empat kasus baru.

“Kami sedang intens melakukan penanganan dan pendampingan langsung di lapangan,” ujar Gimas saat ditemui di kantornya, Selasa, 3 Februari 2026.

Menurutnya, korban merata dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. tanpa batasan usia bagi para pelaku predator. Gimas juga menyoroti peran media sosial yang semakin aktif dan mudah diakses, sebagai pengaruh negatif bagi pengguna yang kurang literasi digital.

Ia berencana mengusulkan kepada Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, untuk membatasi penggunaan handphone berlebihan bagi anak sekolah. Langkah ini diharapkan mencegah paparan konten berbahaya lebih dini.

“Kita melihatnya bahwa ada pengaruh negatif dari media sosial, kemudian handphone jadi kemungkinan kita akan mengusulkan kepada bupati Pandeglang untuk ada pembatasan penggunaan gadget untuk anak sekolah,” pungkasnya. (Red/Difeni)

Berita Terkait

Cegah Perundungan, Pemkot Tangsel Minta Satgas Sekolah Tak Sekadar Formalitas
BNN Banten Musnahkan 2 Kg Sabu Hasil Pengungkapan di Bandara Soetta
11 Murid Dicabuli Guru Silatnya, Satu di Antaranya Hamil dan Dipaksa Aborsi
Dalam Dua Bulan, Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Ungkap 35 Kasus, 54 Tersangka Diringkus
Hindari Razia, Pria di Pandeglang Ditangkap Satlantas, Bawa Ratusan Pil Haram
Polres Pandeglang Ungkap Kasus Pembobolan Minimarket, 7 Pelaku Ditangkap
Target Terlampaui, Kunjungan Wisatawan Pandeglang Naik Signifikan
Kantor Kelurahan Pondok Jaya Tangsel Dibobol Maling, Ruang Kerja Rusak dan Berantakan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:37

Cegah Perundungan, Pemkot Tangsel Minta Satgas Sekolah Tak Sekadar Formalitas

Rabu, 22 April 2026 - 15:41

BNN Banten Musnahkan 2 Kg Sabu Hasil Pengungkapan di Bandara Soetta

Senin, 20 April 2026 - 17:20

11 Murid Dicabuli Guru Silatnya, Satu di Antaranya Hamil dan Dipaksa Aborsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:55

Dalam Dua Bulan, Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Ungkap 35 Kasus, 54 Tersangka Diringkus

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:31

Kasus Kekerasan Seksual di Pandeglang Kian Mengkhawatirkan, 110 Kasus Terjadi Sepanjang 2025

Berita Terbaru