Bantenblitz.com – Upaya memperkuat jejaring usaha dan memperluas akses pemasaran produk UMKM terus dilakukan lintas daerah. Salah satunya ditunjukkan melalui kunjungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jayapura, Papua, ke Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, untuk meninjau langsung potensi UMKM sapu lidi yang menjadi produk unggulan desa setempat.
Rombongan DLH Kota Jayapura yang dipimpin langsung menyambangi gerai produksi milik Sa’ad, seorang pengrajin sapu lidi dari Kampung Serut RT 010 RW 003, Desa Sindangheula.
Kegiatan yang digelar pada Jumat, 19 Desember 2025 ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan menjadi momen pertukaran informasi dan silaturahmi yang penting dalam mendorong pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
Sa’ad mengaku bersyukur atas kunjungan tersebut. Ia berharap, kerja sama ini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk ke Papua.
“Dengan adanya kunjungan ini, semoga sapu lidi saya bisa diorder ke Papua sehingga penghasilan saya bisa bertambah,” ungkap Sa’ad.
Kepala Desa Sindangheula Suheli menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan membawa manfaat yang besar bagi pemerintahan desa dan masyarakatnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk UMKM desa ke wilayah lain dan memperluas jaringan perdagangan.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura dapat membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam pemasaran produk sapu lidi.
“Dengan adanya kunjungan ini, Pemdes Sindangheula dapat menjalin silaturahmi, memperkenalkan UMKM lokal, serta memperluas jejaring perdagangan untuk bisa bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura, khususnya UMKM sapu lidi Sindangheula,” jelas Suheli.
Dari pihak rombongan DLH Kota Jayapura, Ester menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pengembangan UMKM di tingkat desa.
Ia menambahkan bahwa potensi UMKM sapu lidi dari Sindangheula sangat luar biasa dan berpeluang dikembangkan lebih besar lagi.
“Kami dari Kota Jayapura berkunjung ke sini untuk melihat UMKM yang ada di Desa Sindangheula. Bagaimana masyarakat bisa bekerja dan dibantu oleh pemerintah dalam memasarkan produk yang sudah ada. Ini menjadi informasi penting bagi kami di Kota Jayapura,” ungkap Ester.
Ia menilai bahwa potensi UMKM sapu lidi di desa tersebut sangat menjanjikan dan berharap ke depan masyarakat di Sindangheula dapat terus berkembang, terutama dalam hal pemasaran produk.
“Semoga ke depan masyarakat di sini bisa terus berkembang, terutama dalam pemasaran sapu lidi,” tutup Ester. (Red/Dwi)












