SPPD Anggota DPRD Kota Serang Kena Efesiensi

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Serang Ahmad Nuri, saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 25 Februari 2025. | Dok.Lathif

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Serang Ahmad Nuri, saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 25 Februari 2025. | Dok.Lathif

BantenBlitz.Com– DPRD Kota Serang nampaknya harus menerima kenyataan berkaitan dengan pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 tahun 2025.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Ahmad Nuri mengatakan jika pihaknya akan tegak lurus dengan arahan yang dikeluarkan presiden Prabowo Subianto, terlebih pihaknya sudah menerima Surat Edaran (SE) dari Kemendagri.

“Dewan dan sekretariat Dewan akan samina’ Wa Tona’ dan itu akan mengikuti apa inpresnya apalagi sekarang sudah ada edaran dari Kemendagri,” tutur Nuri saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 25 Februari 2025.

Dalam hal ini, Nuri melanjutkan anggaran yang akan dipangkas adalah anggara Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) anggota DPRD Kota Serang.

“Kita akan melakukan sekarang nih sudah mulai nih kita runut dari SPPD yang kita ada ya minimal kita sudah mulai diurut nih,” imbuhnya.

Ia memperkirakan, pemangkasan SPPD ini bisa mencapai Rp5 – Rp7 miliar, dari total anggaran SPPD yang ada.

“Yang sudah ada mungkin sekitar Rp5 miliaran sampai Rp7 miliaran, yang kita tarik dari SPPD itu,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman berpandangan bahwa efesiensi ini akan berdampak pada kinerja anggota DPRD Kota Serang.

“Saya lihat memang ada (pengaruh) dari sisi kinerja, mungkin bisa mengurangi,” ungkap Muji.

Muji menambahkan, jika SPPD ini biasanya diperuntukkan anggota DPRD Kota Serang untuk berkonsultasi dengan pemerintah daerah yang lain dalam merumuskan peraturan daerah (Perda) yang sedang dibahas.

“Dari legislasi itu pasti kami akan menggunakan perjalanan dinas, untuk kami belajar atau menanyakan kepada daerah-daerah lain,” ucapnya.

Muji khawatir, jika konsultasi dilakukan secara Zoom meeting dapat mempengaruhi pemahaman yang akan diterima oleh anggota DPRD Kota Serang.

“Kekhawatiran kita yang namanya kita zoom meeting, apa telepon, itu titik komanya kan enggak jelas gitu kan. Tapi kalau kita berhadapan titik komanya itu jelas. Itu memang yang lagi kami pikirkan,” tegasnya. (Red/Lathif)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru