Andra Soni Ingin Masyarakat Banten Masuk Ekosistem KEK BSD

Senin, 17 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni foto bersama usai menerima audiensi Sinar Mas Land di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang pada Senin, 17 Maret 2025. | Dok.Dede

Gubernur Banten Andra Soni foto bersama usai menerima audiensi Sinar Mas Land di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang pada Senin, 17 Maret 2025. | Dok.Dede

BantenBlitz.Com – Gubernur Banten Andra Soni berharap dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten berada berada di Kawasan BSD, Kabupaten Tangerang dapat memberikan dampak positif dan mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di Provinsi Banten.

Demikian hal itu disampaikan Andra Soni usai menerima audiensi Sinar Mas Land di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang pada Senin, 17 Maret 2025.

“KEK ini dapat menjadi penujang dan pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, keberadaan KEK ini diharapkan bisa mengangkat derajat dan kualitas SDM,” ungkap Andra Soni

Selanjutnya, Andra Soni menyampaikan, tentunya sektor pendidikan dan kesehatan tidak akan terlepas dari perkembangan teknologi.

“Dengan kawasan itu tentunya kan memberikan dampak bagi kita, baik itu pada bidang penelitian dan lainnya,” katanya.

Selain itu, Andra Soni juga menginginkan dengan pengembangan KEK tersebut, mampu memberikan ruang kepada genarasi muda di Provinsi Banten untuk dapat ikut serta dalam ekosistem tersebut.

“Karena ini digital dan teknologi tinggi, tentu masyarakat Banten harus disiapkan. Saya juga minta untuk diberikan ruang kepada anak-anak Banten untuk ikut dalam ekosistem itu,” imbuhnya.

Sementara, CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land Irawan Harahap menyampaikan saat ini telah terdapat pelaku usaha disektor kesehatan, digital kreatif dan pendidikan yang siap berinvestasi di KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten.

“Sudah ada 10 perusahaan yang sudah menjadi pelaku usaha, memang kita sedang menunggu administrator terbentuk agar pelaku usaha bisa berinvestasi,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menuturkan luasan lahan KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten sekitar 60 hektar dengan taregt nilai investasi Rp18 triliun selama 20 tahun.

Lebih lanjut, Irawan mengukapkan KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten memiliki kelebihan dengan KEK lainnya. Yakni menjadi satu-satunya KEK yang dekat dengan DKI Jakarta.

“Market sudah ada, infrastrukturnya terbentuk, tinggal kita membentuk ekosistemnya saja,” pungkasnya.(Red/Dede)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru