Produk UMKM Kabupaten Serang Meriahkan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pameran produk UMKM di Festival Bangun Desa Bangun Indonesiayang digelar di Alun-alun Cikande, Desa Situterate, Kabupaten Serang, Banten l Dok Dwi MY-BNC

Pameran produk UMKM di Festival Bangun Desa Bangun Indonesiayang digelar di Alun-alun Cikande, Desa Situterate, Kabupaten Serang, Banten l Dok Dwi MY-BNC

BantenBlitz.Com – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI menyelenggarakan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia 2025 di Alun-alun Cikande, Desa Situterate, Kabupaten Serang, Banten.

Acara yang bertajuk ‘Gerakan Desa Peduli Sampah’ ini diisi dengan beragam kegiatan, di antaranya senam sehat, pameran produk UMKM, pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, dan inovasi pengelolaan sampah.

Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa untuk memajukan potensi lokal serta menumbuhkan semangat kemandirian.

Dalam acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB pada Jumat, 16 Mei 2025 ini, hadir secara langsung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, beserta jajaran dari kementerian terkait

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Serang terpilih Ratu Rachmatuzakiyah, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Rudy Suhartanto, dan para pejabat OPD di lingkungan Pemkab Serang.

Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama warga setempat, yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan aktif.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan produk-produk khas desa dan kecamatan dari berbagai daerah.

Pameran ini menampilkan berbagai hasil inovasi masyarakat seperti olahan limbah perusahaan, produk kerajinan dari bambu, pupuk kompos, serta berbagai makanan dan minuman khas desa.

Muhammad Ikhsan, salah satu peserta dari Desa Tegalmaja, menyatakan bahwa desa mereka yang dekat dengan wilayah industri memanfaatkan limbah kertas perusahaan untuk diolah menjadi tas, topi, dan dompet.

“Ada banyak produk olahan limbah dari perusahaan kertas yang kita olah jadi tas, topi, dompet, dan sebagainya,” ujar pria yang notabene Kepala Desa Tegalmaja ini saat ditemui di stan pameran.

Ikhsan menambahkan bahwa produk-produk tersebut seluruhnya berbahan dasar limbah yang dikelola oleh ibu-ibu di desanya.

“Kita berdayakan ibu-ibu di desa kita untuk menganyam dan membuat produk, karena memang sebelum ada produk, wilayah kita turun-menurun merupakan seorang perajin anyaman,” pungkasnya. (Red/Dwi)

 

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru