Sampah Menumpuk di Pasar Ciruas, Warga Tuntut Realisasi Janji Pemerintah

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di ruas Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di area Pasar Ciruas, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Tumpukan sampah di ruas Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di area Pasar Ciruas, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitz.Com – Warga Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, mengeluhkan kondisi tumpukan sampah yang semakin menggunung di sekitar Pasar Ciruas, tepatnya di pinggir Jalan Raya Serang-Jakarta.

Sampah tersebut tidak hanya menimbulkan bau busuk menyengat yang mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan, tetapi juga mulai memakan sebagian badan jalan, menghambat aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, Rabu, 11 Juni 2025, sampah yang berserakan didominasi oleh limbah dagangan yang tidak terjual dan sampah rumah tangga yang dikemas dalam kantong plastik.

Air berwarna hitam pekat mengalir dari tumpukan sampah tersebut, menyebarkan aroma tidak sedap ke udara. Pengendara maupun pejalan kaki yang melintas harus menutup hidung dan menahan napas demi menghindari bau menyengat tersebut.

Salah satu warga Ciruas, Rahmat, menyatakan kekesalannya terhadap kondisi ini. Ia mengaku bahwa jumlah sampah semakin hari semakin bertambah dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

“Yang kios di pasar juga sampahnya dibuang ke sini. Bau busuknya sangat mengganggu. Bukan cuma baunya, tapi ini juga bisa jadi penyakit,” ujarnya kepada wartawan. Ia juga menyoroti potensi dampak kesehatan dari keberadaan sampah tersebut.

Rahmat mendesak agar Bupati Serang yang baru segera menepati janji dalam program 100 hari kerjanya, terutama terkait penanganan sampah.

“Buat Bupati dan Wakil Bupati Serang, saya harap bisa mewujudkan janji politiknya biar pengelolaan sampah di Kabupaten Serang bisa Lebih baik lagi,” tegasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Ali, warga Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas. Ia mengeluhkan bahwa sampah di pinggir jalan pasar sudah berlangsung selama beberapa hari dan belum diangkut oleh petugas kebersihan.

“Sampah di sini sudah berhari-hari enggak diangkut, bau banget. Enggak Cuma pengunjung pasar, pengendara juga kena imbasnya,” katanya.

Ali turut menyentil slogan ‘Serang Bahagia’ yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. Ia menilai bahwa slogan tersebut belum terealisasi karena kenyataannya kondisi kota dan pasar justru semakin memburuk akibat tumpukan sampah yang tidak terurus.

“Saya kira masalah sampah enggak Cuma di Pasar Ciruas, semua wilayah di Kabupaten Serang ini masalahnya sama,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak
Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham
Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga
DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir
Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan
Benyamin Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD
Peringati Tahun Baru Islam, BenyaminTekankan Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia
DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Perda Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:03

Peningkatan Transformasi Digital Pendidikan, Adde Rosi Buka Sosialisasi SIBI di Lebak

Senin, 29 Juni 2026 - 09:21

Disparbud Pandeglang Sabet Penghargaan dan Pengakuan Intelektual dari Kemenkumham

Senin, 29 Juni 2026 - 06:49

Perayaan HUT Ke-48 Tradisi Ruwat Laut di Carita Diwarnai Pendangkalan Dermaga

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:55

DPRD Banten dan Pemkot Tangsel Bahas Isu Pendidikan hingga Pengendalian Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:40

Pemkot Tangsel Gelar Sertifikasi K3 untuk Aparatur Kelurahan dan Kecamatan

Berita Terbaru