Banyak Ditemukan Beras Oplosan di Berbagai Daerah, Pemkab Serang Siap Lakukan sidak

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Serang Titi Purwitasari l Dok. Dwi MY-BNC

Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Serang Titi Purwitasari l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitz.com – Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskoumperindag) Kabupaten Serang akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah toko ritel, pasar, dan gudang distributor di wilayah Kabupaten Serang.

Sidak tersebut akan digelar pada Rabu, 23 Juli 2025. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya temuan beras oplosan secara nasional yang tengah menjadi perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran keamanan pangan.

Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Serang Titi Purwitasari mengungkapkan, pihaknya telah menerima informasi dari tim Satgas Pangan terkait indikasi beras oplosan yang beredar di pasaran.

“Kita sudah mendapatkan informasi dari tim Satgas dan kemarin kita masih mempraduga,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 22 Juli 2025.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Serang akan melakukan koordinasi langsung dengan pihak toko ritel, mengingat beberapa merk beras yang diduga oplosan tersebut ditemukan dijual di toko swalayan seperti Indomaret dan Alfamaret.

“Ada beberapa di jual di Ritel Indomaret dan Alfamaret, dan kami besok melakukan kunjungan ke gudang pemeriksaan untuk stok,” katanya.

Titi menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data mengenai 26 merek dagang beras yang diduga terkait dengan peredaran beras oplosan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sejumlah langkah tersebut tidak menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat.

“Hal ini tidak menyebabkan kepanikan karena kami sudah melakukan investigasi awal dan membantu pelaksanaan pemeriksaan dari tim Satgas pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan aktif memeriksa beras yang akan dibeli, mengingat kekhawatiran adanya beras oplosan yang beredar.

“Tiap bentuk dan jenis beras secara kasatmata pun bisa terlihat, maka dari itu diharapkan para konsumen lebih selektif dan lebih cerdas dalam membeli beras kemasan secara premium,” tandasnya.

Selain mengawasi distribusi di toko dan pasar, pihaknya juga merencanakan untuk meninjau langsung stok di gudang-gudang yang telah dilaporkan oleh tim Satgas.

“Kami juga melakukan imbauan untuk tidak mendisplay terlebih dahulu sampai pendisplayan selesai dan memastikan stok yang ada aman,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru