Dinkes Pandeglang Catat 78 Kasus HIV Baru Sepanjang 2025

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eni Yati, Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang saat diwawancarai wartawan pada Senin, 1 Desember 2025 | Dok. Guntur-BBC

Eni Yati, Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang saat diwawancarai wartawan pada Senin, 1 Desember 2025 | Dok. Guntur-BBC

Bantenblitz.com – Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Pandeglang kembali meningkat. Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan mencatat 78 kasus baru—terdiri dari 56 laki-laki dan 22 perempuan—sehingga total akumulasi kasus kini mencapai 301. Data ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Eni Yati, sebagai peringatan penting atas risiko HIV yang dapat berkembang menjadi AIDS jika tidak ditangani secara tepat.

Virus ini merusak sel-sel sistem kekebalan tubuh yang berguna untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit. Jika sel-sel tersebut rusak dan jumlahnya berkurang, daya tahan tubuh akan melemah dan penderitanya akan mudah terkena infeksi dan penyakit lainnya.

Jika tidak ditangani dengan tepat, HIV dapat berkembang menjadi AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome dalam kurun waktu sekitar 10 tahun. AIDS merupakan stadium akhir dan paling serius dari infeksi HIV, yang ditandai dengan sistem kekebalan tubuh sudah sangat lemah dan tidak mampu melawan infeksi.

“Jadi, tahun 2025 ini ada 78 kasus baru penderita HIV, jadi keseluruhannya sekarang mencapai 301 orang,” ungkapnya pada Senin, 1 Desember 2025 usai rapat di Ruang Bupati Pandeglang.

Eni pun menjelaskan, bahwasanya penyakit HIV/AID itu tidak bisa di sembuhkan, tapi pertumbuhan virus HIV dalam tubuh dapat ditekan dengan cara mengkonsumsi obat antiretroviral (ARV) yang harus dikonsumsi secara rutin dan seumur hidup.

“Obat ARV ini diminum oleh penderita HIV/AIDS seumur hidup, untuk menekan jumlah virus, menjaga sistem kekebalan tubuh, dan memperpanjang harapan hidup. Ini adalah salah satu upaya yang dilakukan tim kami di Dinas Kesehatan, untuk menekan kasus HIV/AIDSdi Kabupaten Pandeglang. ” ungkapnya.

Selain itu, upaya lainnya adalah dengan melakukan penguatan skrining HIV/AIDS untuk kelompok resiko.

“Jika sudah ditemukan diagnosis yang pasti, baru lanjut diobati, lalu kemudian ada penguatan layanan dukungan perawatan di beberapa lokasi layanan kesehatan, diantaranya Puskesmas Cadasari, RSUD Berkah, Saketi, Labuan, RSUD Aulia dan Panimbang,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Eni menjelaskan bahwa penularan HIV salah satunya dengan hubungan seksual jadi tidak akan menular melalui interkasi sosial seperti mengobrol atau interkasi sosial normal lainnya. Ia pun menekankan bahwa yang harus dijauhi itu virusnya bukan orang yang terinfeksi virus tersebut, justru penderita butuh motivasi dari kita untuk tetap semangat hidup. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru