Bantenblitz.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026, seluruh layanan kegawatdaruratan medis di wilayah Kabupaten Serang dipastikan telah dipersiapkan secara matang.
Demikian disampaikan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Ita Supiani saat kunjungan Wakil Bupati Serang Najib Hamas di UPT PSC 119, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, pada Senin, 8 Desember 2025.
Ita menegaskan bahwa timnya sudah melakukan persiapan matang dalam memberikan layanan kegawatdaruratan.
“Kesiapan teman-teman dalam rangka menyambut hari-hari besar pastinya standby dengan jumlah tim sebanyak 24 orang, meliputi 11 perawat, 3 bidan, 2 dokter, 1 petugas kebersihan, dan 3 driver,” ungkapnya.
Ita menambahkan, karena musim penghujan dan potensi banjir yang tinggi, pihaknya juga menyiapkan obat-obatan yang diperlukan untuk pertolongan pertama.
“Kesiapan ini termasuk peralatan dan obat-obatan, serta kesiapan lapangan, sehingga masyarakat bisa merasa aman saat libur Nataru,” ujarnya.
Lebih lanjut, untuk menghadapi puncak libur, tim PSC akan terbagi menjadi tiga kelompok: pertama, standby di Posko Pasar Teneng Kecamatan Cinangka untuk melayani wisatawan ke pantai; kedua, bertugas di UPT; dan ketiga, tim mobile yang siap siaga melayani kecelakaan lalu lintas 24 jam.
“Persiapan ini dimulai dari 24 Desember 2025 sampai 3 Januari 2026,” jelas Ita.
Sementara itu, Najib Hamas menyampaikan apresiasi atas kesiapan layanan yang sudah dilakukan, terutama menjelang musim libur panjang yang biasanya meningkatkan potensi kejadian darurat.
“Alhamdulillah hari ini saya mengunjungi dua tempat, pertama PSC 119 yang kedua Labkesda atau laboratorium kesehatan daerah,” ujarnya kepada wartawan usai meninjau seluruh fasilitas yang ada.
Dikatakan Najib, pihaknya ingin memastikan bahwa seluruh jajaran di lapangan siap menghadapi potensi bencana dan kejadian darurat selama masa libur natal dan tahun baru.
“Jadi segi pelayanan (PSC 119) 24 jam. Secara kondisi aktual sudah siap, ambulans hidup semua tadi dicek, peralatan juga ok. Kemudian 24 orang personel juga dibuatkan 2 sif, itu adalah kondisi siap siaga,” pungkasnya. (Red/Dwi)












