Bantenblitz.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mengirimkan sampah ke TPAS Cilowong, Kota Serang, Kamis malam, 1 Januari 2026. Sebanyak 10 truk sampah diberangkatkan sekitar pukul 19.00 WIB dan terlebih dahulu dilakukan pengecekan oleh Wali Kota Serang sebelum masuk ke lokasi pembuangan.
Sebanyak 10 truk berisi sampah itu ditutup dengan menggunakan terpal, agar tidak menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas warga.
Lokasi pengecekan armada sampah Tangsel dilakukan di Rest Area 68 Bogeg, Jalan Tol Merak-Tangerang, dan di Jalan Taktakan-Gunungsari (Takari) dekat Kantor Kelurahan Cilowong.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi menjelaskan, tujuan pengecekan ini untuk memastikan agar sampah Tangsel yang dikirim ke TPAS Cilowong sesuai kesepakatan yang tercantum dalam perjanjian kerja sama (PKS) antar pemerintah daerah.
”Malam ini adalah pengiriman pertama dari Tangerang Selatan. Saya tadi dari Rest Area Bogeg untuk mengecek apakah truk sampah yang dikirimkan dari Tangerang Selatan ini sesuai dengan kesepakatan dari PKS. Alhamdulillah truknya baru semua dan kita bisa ngecek,” kata Budi saat ditemui awak media.
D lokasi kedua, pengecekan armada sampah Tangsel melibatkan masyarakat Kecamatan Taktakan yang tergabung dalam Paguyuban Jakung Bersatu. Mereka diberi tugas untuk mencatat nama sopir, plat nomor, dan lain-lain.
Langkah ini sebagai bentuk kolaborasi antar pemerintah daerah dengan masyarakat setempat atas dukungan kebijakan Wali Kota Serang.
”Evaluasinya apa, jadi ini kebersamaan, kerja sama kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat Taktakan, khususnya Jakung Bersatu bersama masyarakat Cilowong,” jelas Budi.
Sebagai kepala daerah, Budi menegaskan akan bertanggung jawab atas kebijakannya. Hal itu juga dalam rangka mendukung program proyek strategis nasional (PSN) yakni pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TapAS Cilowong.
”Insya Allah tanggal 3 bulan Agustus 2026 akan mulai dibangun program PSEL, penanganan sampah energi listrik oleh Bapak Presiden kita Bapak Prabowo,” katanya.
”Dan mudah-mudahan ini bisa berjalan dan insya Allah ini akan mencetak sejarah pertama di Kota Serang,” pungkas Budi. (Red/Roy)












