Bantenblitz.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kunciran Jaya di Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, sebagai upaya memperluas layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan.
Kehadiran SPPG ini menjadi langkah konkret Pemkot Tangerang dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui agar mendapatkan asupan makanan sehat dan layak.
Acara yang digelar pada Kamis, 5 Februari 2026 tersebut, dipimpin langsung oleh Walikota Tangerang Sachrudin.
Diketahui bahwa SPPG Kunciran Jaya ini dikelola oleh Yayasan Swasthya Mandala Karya berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Pendirian SPPG di tingkat kelurahan ini diharapkan dapat mempercepat dan meratakan akses masyarakat terhadap makanan bergizi.
Dalam sesi peninjauan operasional dapur MBG, Sachrudin secara langsung memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan standar yang ketat.
Mulai dari kebersihan dapur yang menjadi prioritas utama, kualitas bahan pangan yang digunakan, hingga sistem distribusi makanan yang efektif kepada para penerima manfaat, semuanya diawasi dengan cermat.
“Hadirnya SPPG di tingkat kelurahan memastikan layanan gizi dapat dirasakan lebih cepat dan merata oleh masyarakat. Pengelolaannya harus profesional dan mengutamakan higienitas, karena ini menyangkut kesehatan warga,” tegas Sachrudin menggarisbawahi pentingnya aspek profesionalisme dan kebersihan dalam setiap tahapan pelayanan.
Menurutnya, SPPG bukan sekadar sebuah fasilitas pelayanan belaka. Ia melihatnya sebagai perwujudan nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, terutama terkait pemenuhan kebutuhan gizi dan upaya pencegahan stunting.
“Intervensi gizi sejak dini adalah investasi masa depan. Kita ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat, dan ibu hamil serta menyusui mendapatkan asupan gizi yang layak,” tambah Sachrudin.
Dengan diresmikannya SPPG Kunciran Jaya, Pemkot Tangerang memiliki harapan besar agar fasilitas ini dapat menjadi contoh atau model pelayanan gizi berbasis wilayah yang terbukti efektif dan mampu berjalan secara berkelanjutan.
Lebih dari itu, keberadaan SPPG diharapkan dapat semakin memperkuat upaya kolektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang, menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa mendatang. (Red/Munjul)












