Bantenblitz.com – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum krusial untuk konsolidasi, sinkronisasi, dan perumusan program kerja yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan, saat membuka Rakerda TP-PKK di Pendopo Pandeglang, Selasa, 10 Februari 2026.
Doni menekankan, rakerda harus melahirkan program terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat. “Gerakan PKK berperan fundamental dalam pembangunan daerah, terutama penguatan sumber daya manusia, ketahanan keluarga, kesejahteraan masyarakat, serta pembentukan karakter sosial,” tegasnya.
Ia menambahkan, sepuluh program pokok PKK terbukti efektif menjangkau keluarga hingga tingkat desa. PKK juga telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam program strategis seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan ketahanan pangan.
“PKK harus optimalkan keluarga sebagai pondasi pembangunan. Inovasi program, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kapasitas kader PKK jadi kunci agar lebih profesional, adaptif, dan responsif,” pungkas Doni.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Pandeglang, Rina Haryawati, menegaskan peran strategis PKK dalam wujudkan kesejahteraan melalui 10 program pokok, mencakup pengamalan Pancasila, pendidikan-keterampilan, sandang, pangan, perumahan, tata laksana rumah tangga, kesehatan, hingga pengelolaan lingkungan.
“Tujuan rakerda ini tingkatkan sinergi pengurus PKK, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk program terpadu berkelanjutan,” ujarnya.
Materi rakerda meliputi penyelarasan hasil Rakernas ke-10 TP-PKK 2025 dengan Asta Cita Presiden-Wakil Presiden, serta program unggulan Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang.(Red/Difeni)












