Infrastruktur Terabaikan, Jalan Cicadas-Sarkawana Bahayakan Keselamatan Warga

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas Jalan Cicadas-Sarkawana di Kecamatan Pandeglang, Kelurahan Pandeglang, saat ini dalam kondisi rusak sehingga membahayakan keselamatan warga l Dok. Guntur-BNC

Ruas Jalan Cicadas-Sarkawana di Kecamatan Pandeglang, Kelurahan Pandeglang, saat ini dalam kondisi rusak sehingga membahayakan keselamatan warga l Dok. Guntur-BNC

BantenBlitz.Com – Jalan Cicadas-Sarkawana di Kecamatan Pandeglang, Kelurahan Pandeglang, kini menjadi perhatian serius warga.

Meskipun jaraknya hanya dua kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Pandeglang, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.

Lubang-lubang yang menghiasi jalan di sepanjang Kampung Cicadas dan Kampung Sarkawana semakin mengancam keselamatan para pengguna jalan, khususnya saat hujan tiba, menjadikan jalanan licin dan berbahaya.

Ismi, salah seorang pengendara yang melintas di lokasi, mengungkapkan keluhannya tentang kondisi jalan tersebut.

“Kalau hujan licin banget, mana rusak, becek banyak tanah lagi,” ujarnya kepada BantenBlitzs.Com, Senin, 7 April 2025. Hal itu mencerminkan keresahan banyak orang yang merasa terancam keselamatannya ketika melewati jalan yang sudah lama tidak diperbaiki ini.

Senada dengan itu Johadi, warga sekitar, menambahkan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama, bahkan sudah sejak pemerintahan sebelumnya.

“Lama banget enggak dibenerin, dari zaman Pak Harmoko,” ujarnya. Hal itu Johadi menunjukkan frustrasi yang dirasakan warga terhadap lambannya tindakan perbaikan infrastruktur yang sangat diperlukan.

Ia juga menggambarkan bahaya nyata yang dihadapi oleh anak-anak sekolah yang melewati jalan tersebut, di mana mereka berisiko terjatuh karena kondisi jalan licin dan berlubang.

“Lamun hujan, aya bae nu ngaguling mah, kadang mah budak sakola, pan karunya arek sakola bajuna belelok,” ujarnya menggambarkan situasi yang mencemaskan ketika hujan turun

Keresahan masyarakat semakin mendalam melihat anak-anak berisiko terluka hanya untuk menuju sekolah.

Dari sudut pandang ini, jelas bahwa masyarakat sangat berharap agar pihak terkait segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan jalan yang sudah lama terabaikan.

Mereka ingin merasakan kenyamanan dan keselamatan saat berkendara, serta berharap tidak ada warga yang menjadi korban akibat jalan yang rusak dan licin.

Masyarakat juga mendesak pemerintah lokal untuk memperhatikan infrastruktur yang mendukung keamanan dan kenyamanan publik.

Tanpa adanya perbaikan, jalan Cicadas-Sarkawana akan terus menjadi sumber masalah bagi warga, utamanya bagi pengguna jalan yang terpaksa melintasi area tersebut setiap hari.

Dengan kondisi infrastruktur yang baik, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan di Kecamatan Pandeglang. (Red/Guntur)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru