Partisipasi Pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang Alami Penurunan, KPU RI Ungkap Penyebabnya

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU RI Iffa Rosita saat diwawancarai wartawan usai pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilkada Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Komisioner KPU RI Iffa Rosita saat diwawancarai wartawan usai pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilkada Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

BantenBlitzs.Com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Iffa Rosita mengungkapkan bahwa terjadi penurunan partisipasi pemilih dalam pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah daerah.

Menurutnya, angka partisipasi tersebut mengalami penurunan rata-rata 4 persen hingga 6 persen dibandingkan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung pada 27 November 2024.

Iffa menjelaskan, salah satu kemungkinan penyebab penurunan angka tersebut adalah perbedaan euforia masyarakat saat PSU dibandingkan dengan euforia saat Pilkada sebelumnya.

“Jadi mungkin eforianya, rasanya berbeda dengan 27 November. Kalau 27 November itu kan serentak di Indonesia,” jelasnya kepada wartawan usai pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilkada Kabupaten Serang, Kamis, 24 April 2025.

Lebih lanjut, Iffa menambahkan bahwa Pilkada sebelumnya dilaksanakan pada hari yang diliburkan secara nasional.

“Kemudian Pilkada kemarin juga kan secara nasional itu harinya hari yang diliburkan. Jadi ini mungkin yang memengaruhi angka partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Meskipun ada penurunan partisipasi, Iffa menegaskan bahwa KPU bersama jajaran di daerah telah berupaya maksimal untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan PSU.

“Sosialisasi dari daerah seperti KPU Banten dan KPU Kabupaten Serang sudah sampai ke masyarakat,” katanya.

Iffa juga menggarisbawahi bahwa sosialisasi di era saat ini lebih mudah dilakukan, tidak harus melalui pertemuan langsung, tetapi juga melalui media sosial yang memungkinkan penyebaran informasi lebih luas.

Penurunan partisipasi pemilih pada PSU ini menjadi sorotan penting bagi KPU dan semua pihak terkait. Namun, setelah PSU, Iffa menjelaskan bahwa evaluasi akan tetap dilakukan oleh KPU di tingkat daerah.

“Setelah melaksanakan PSU ini bersama-sama KPU Kabupaten pasti akan melakukan evaluasi. Tapi secara keseluruhan ini saya lihat sekarang sudah bagus dari sisi penyelenggaranya,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru