Bangunan Madrasah Diniyah di Waringinkurung Rusak Parah, Siswa Terpaksa Libur Lebih dari Satu Bulan

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan Madrasah Diniyah Madarijul Ulum di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, dalam kondisi rusak l Dok. Istimewa

Bangunan Madrasah Diniyah Madarijul Ulum di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, dalam kondisi rusak l Dok. Istimewa

BantenBlitz.Com – Kondisi bangunan Madrasah Diniyah Madarijul Ulum di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, saat ini mengalami keadaan yang memprihatinkan.

Bangunan tersebut mengalami kerusakan yang terbilang parah, termasuk atap yang runtuh dan tembok yang mulai retak serta lapuk karena usia yang sudah cukup tua.

Akibat kerusakan tersebut, proses belajar mengajar di madrasah ini harus dihentikan sementara waktu, dan para siswa telah diliburkan selama lebih dari satu bulan.

Diketahui bahwa bagian atap yang runtuh serta tembok yang mulai rapuh. Kondisi bangunan tersebut dinilai memprihatinkan dan membahayakan keselamatan para siswa dan tenaga pengajar.

“Mengkhawatirkan, waktu ujian juga numpang ke SD, waktu ujian kemarin, saking sudah enggak layaknya. Kalau rusaknya udah 5 tahun,” ungkap Hanafi, guru Madrasah Diniyah Madarijul Ulum, kepada wartawan pada Senin 19 Mei 2025.

Lebih lanjut, kata Hanafi, bangunan madrasah ini sudah mengalami delapan kali renovasi sejak didirikan pada 2003 silam.

Akan tetapi, renovasi tersebut sebagian besar dilakukan secara sederhana, menggunakan kayu sehingga cepat rusak dan tidak mampu menahan beban usia.

“Renovasi sudah satu bulan lebih, sudah 8 kali renovasi cuma bentuknya kayu, cepat rusak. Dananya dari swadaya masyarakat,” tambah Hanafi.

Selain itu, dana untuk renovasi dan pemeliharaan bangunan tersebut berasal dari swadaya masyarakat sekitar.

Masyarakat setempat sangat berharap ada perhatian dari pihak berwenang agar fasilitas pendidikan yang menjadi tumpuan anak-anak di daerah tersebut bisa segera diperbaiki dan difungsikan kembali.

Harapan mereka adalah agar pemerintah dapat memberikan bantuan agar kondisi madrasah yang sudah hampir 5 tahun tidak layak tersebut bisa segera diperbaiki sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

“Harapan, dibantu oleh pemerintah,” pungkasnya.

Diketahui, madrasah ini merupakan satu-satunya tempat belajar bagi anak-anak dari empat kampung di Desa Binangun, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.

Keadaan tersebut menjadi perhatian penting mengingat keberadaan madrasah tersebut sangat vital dalam menuntut ilmu agama masyarakat setempat. (Red/Dwi)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru