Dorong Anak Muda Jadi Pelaku Usaha, Solusi Atasi Pengangguran di Banten

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni, saat menerima audiensi Tim Indonesia Muda Preneur Academy, di Ruang Rapat Terbatas, Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang,  Senin, 30 Juni 2025.| Dok.Dede

Gubernur Banten Andra Soni, saat menerima audiensi Tim Indonesia Muda Preneur Academy, di Ruang Rapat Terbatas, Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin, 30 Juni 2025.| Dok.Dede

BantenBlitz.co– Menurut Gubernur Banten Andra Soni, mendorong anak muda Banten menjadi pelaku usaha merupakan salah satu solusi mengatasi tingginya angka pengangguran di Banten

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Banten saat menerima audiensi Tim Indonesia Muda Preneur Academy, di Ruang Rapat Terbatas, Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin, 30 Juni 2025.

Andra Soni juga mengatakan, pengembangan kewirausahaan harus menjadi bagian dari strategi pembangunan SDM daerah. Saat ini, masih banyak warga Banten yang belum tergali potensi diri secara optimal untuk tumbuh dan mandiri karena keterbatasan produktivitas.

“Salah satu solusinya yaitu kita bersama-sama semua pihak dorong anak-anak muda di Banten menjadi pelaku usaha,” kata Andra.

Masih dikatakan Andra Soni, Pemprov Banten menyambut baik kehadiran Indonesia Muda Preneur Academy sebagai solusi alternatif dalam menghadapi persoalan pengangguran usia muda.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya program ini angka pengangguran di Banten bisa ditekan. Bahkan dampaknya bisa mengurangi angka kriminalitas, karena kita tahu kemiskinan seringkali jadi akar dari masalah sosial,” bebernya.

Terkait pengembangan kewirausahaan, lanjut Andra Soni, tentu harus menjadi bagian dari strategi pembangunan SDM di daerah.

Andra juga menegaskan, masih banyak warga Banten yang belum tergali potensi diri secara optimal untuk tumbuh dan mandiri karena keterbatasan produktivitas.

“Kita butuh generasi muda yang kuat secara ekonomi, punya daya saing, dan memberi manfaat bagi lingkungan,” pungkas Andra.

Sementara itu, Founder Indonesia Muda Preneur dan penggagas Banten Creative Festival M. Irfan menjelaskan, program ini ditujukan untuk pelajar tingkat akhir dan lulusan muda agar bisa membangun usaha sejak dini. Peserta akan didampingi langsung oleh praktisi industri dalam membangun brand, memahami pasar, hingga meluncurkan produk.

“Program ini bukan hanya pelatihan, tapi wadah menciptakan wirausaha muda yang siap bersaing di pasar digital. Kami ingin mereka menjadi pencipta lapangan kerja,” katanya.

Berdasarkan data BPS 2024, tingkat pengangguran terbuka (TPT) usia 15–24 tahun di Banten mencapai 19,3 persen. Irfan menyebut angka tersebut menunjukkan perlunya pendekatan baru untuk menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja dan usaha.

Sebagai langkah awal, Indonesia Muda Preneur Academy 2025 akan melibatkan 30 sekolah dari kabupaten/kota se-Banten. Program ini mencakup pelatihan, mentoring, dan pengembangan produk usaha berbasis komunitas.

“Program ini juga ditargetkan menjangkau kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar sebagai bagian dari gerakan nasional membangun generasi muda produktif,” tutur Irfan. (Red/Dede)

Berita Terkait

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026
Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi
Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari
Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan
Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah
Apem Putih Khas Cimanuk Jadi Primadona Takjil Ramadan di Pandeglang
Bazar Ramadan Tangsel Ramai Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau
PT Niaga Citra Mandiri Ekspor Perdana 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:09

Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:08

Hadiri BCF, Wali Kota Serang Dorong Brand Lokal Jadi Motor Ekonomi

Senin, 16 Maret 2026 - 04:27

Jelang Lebaran, Warga Serbu Pertokoan Royal Baroe Kota Serang pada Malam Hari

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:54

Sidak Pasar Modern BSD, Pemkot Tangsel Temukan Kandungan Bahan Berbahaya pada Makanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:39

Perpres Alih Fungsi Sawah Dinilai Ancam Investasi Properti Hingga Triliunan Rupiah

Berita Terbaru