Bantenblitz.com – Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengingatkan para pemuda agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media digital. Pesan tersebut disampaikan usai menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Alun-alun Pandeglang dan dihadiri oleh Bupati Pandeglang beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Pandeglang.
Iing menyoroti maraknya dampak negatif kemajuan teknologi, seperti judi online dan penyebaran hoaks, yang dinilainya dapat merusak generasi muda jika tidak diimbangi dengan edukasi dan kesadaran digital.
“Judi online itu oleh agama diharamkan dan oleh negara pun dilarang, maka daripada judi online, lebih baik para pemuda berkreasi menyampaikan gagasan untuk kemajuan Pandeglang,” ungkapnya usai menghadiri upacara Hari Sumpah Pemuda pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Pemberantasan judi online ini bukan hanya tugas dari kepolisian, namun tugas bersama tentang bagaimana sosialisasi disertai edukasi bahaya judi online khususnya untuk pelajar juga pemuda.
Tak hanya itu, Iing pun menjelaskan bagaimana seharusnya para pemuda bijak dalam menggunakan media sosial, baik tiktok, instagram atau lainnya agar tidak terjebak dalam berita hoax.
“Di era digitalisasi saat ini bagaimana membangun narasi narasi yang tidak menimbulkan perpecahan, sehingga menimbulkan berita hoax,” Jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kecanggihan saat ini terkadang jempol lebih cepat daripada mulut, artinya sebelum kita like, koment, dan share kita harus mencerna dulu berita atau informasi yang kita ambil.
“Jadi kadang jempol kita lebih cepat dari mulut kita, jadi ketika kita menerima atau menyampaikan informasi, harus dipastikan terlebih dahulu kebenarannya, dan dicerna terlebih dahulu informasi secara keseluruhan, agar tidak tergiring pada berita perpecahan atau hoax,” tandasnya. (Red/Guntur)












