Sampah Tangsel Masuk TPAS Cilowong, Warga Belum Terima Uang KDN

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

| Dok. Roy-BBC

| Dok. Roy-BBC

Bantenblitz.com – Sebanyak 10 truk sampah dari Kota Tangerang Selatan mulai masuk ke TPAS Cilowong, Kota Serang, Kamis malam, 1 Januari 2026. Pengiriman yang masih bersifat uji coba ini dilakukan dengan pengawasan langsung Wali Kota Serang, di tengah belum disalurkannya kompensasi dampak negatif (KDN) kepada warga setempat.

‎Hal tersebut terungkap saat Wali Kota Serang, Budi Rustandi, bersama jajarannya melakukan monitoring truk sampah Tangsel di Rest Area Bogeg 68, Jalan Tol Merak-Tangerang, dan Jalan Taktakan-Gunungsari (Takari).

‎Impor sampah ini masih bersifat uji coba, namun kompensasi dampak negatif (KDN) atau uang ganti rugi kepada masyarakat Cilowong belum disalurkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

‎Ketua Paguyuban Jakung Bersatu, Ansori, mengaku bahwa pihaknya belum menerima pembagian KDN atau uang ganti rugi dari Pemkot Serang, hasil kerja sama sampah Tangsel.

‎Bahkan, berdasarkan rapat terakhir, pertanyaan warga mengenai skema penyaluran dana tersebut belum bisa dijawab oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang maupun Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD).

‎”Waktu kumpulan terakhir itu adalah kita menanyakan konsep pembagian KDN. Dan memang itu ternyata belum bisa dijawab oleh pihak OPD, TKKSD maupun dari pihak LH sendiri. Belum ada,” ujar Ansori, saat ditemui awak media di Jalan Takari, Kelurahan Cilowong.

‎Meski demikian, Ansori mengatakan pihaknya akan mempertanyakan kembali persoalan tersebut kepada Pemkot Serang di pertemuan berikutnya.

‎”Konsepnya itu bagaimana kita nanti konfirmasi lagi,” katanya. (Red/Roy)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru