Bantenblitz.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan resmi meluncurkan dua inovasi layanan publik berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yakni Tangsel One dan Helita (Helo Kita Tangsel), Kamis, 30 April 2026. Kehadiran platform digital ini menjadi langkah strategis Pemkot Tangsel dalam mempercepat transformasi pelayanan publik agar lebih terintegrasi, responsif, dan mudah diakses masyarakat.
Diluncurkan di ruang Blandongan Puspemkot Tangerang Selatan, Tangsel One dirancang sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform. Sementara Helita hadir sebagai asisten virtual berbasis WhatsApp yang memungkinkan warga memperoleh informasi hingga mengakses layanan pemerintah secara instan hanya melalui satu nomor kontak.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan inovasi ini merupakan bentuk adaptasi pemerintah daerah terhadap perkembangan teknologi sekaligus upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien, praktis, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Meski begitu, Benyamin mengatakan, ada 441 layanan aplikasi pelayanan publik di Kota Tangsel yang dapat diakses lewat Helita. Nantinya secara bertahap semua akan menjadi dari aplikasi yang dimiliki organisasi perangkat daerah setempat. layanan Tangsel One dan Helita masih
“Tentu karena ini baru diluncurkan, pasti ada kekurangan yang akan terus kami sempurnakan berdasarkan masukan masyarakat. Helita juga bisa menerima kritik dan saran secara langsung
Terkait dengan keamanan data milik pengguna WhatsApp yang terintegrasi dengan platform Tangsel One, Benyamin mengaku telah memikirkan hal tersebut. Ia menegaskan, Pemkot Tangsel telah menggandeng kementerian komunikasi dan informatika, badan siber dan sandi nasional untuk menjaga keamanan data pemilik WhatsApp terkoneksi dengan Helita.
“Ya, basisnya memang AI, tapi diperluas untuk bukan saja sekadar informasi, tapi juga layanan-layanan publik yang lain,” papar Benyamin.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo ) Tangsel Tb. Asep Nurdin menambahkan, Helita dirancang sebagai layanan digital yang responsif dan mudah digunakan oleh masyarakat. “Helita hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui teknologi yang lebih cepat, praktis, dan interaktif. Kami ingin masyarakat cukup melalui satu pintu layanan digital untuk mendapatkan informasi maupun menyampaikan kebutuhan layanan publik,” ujarnya.
Ia berharap, kehadiran Helita dapat memperkuat transformasi digital pemerintah kota dan meningkatkan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat. Asep menegaskan, kehadiran Helita merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan terintegrasi.
“Ke depan, Helita akan terus dikembangkan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga pelayanan publik di Tangsel semakin efektif, transparan, dan mudah diakses kapan saja,” ujarnya.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan mengunjungi website resmi kota Tangsel di tangerangselatankota.go.id, lalu terhubung melalui kanal WhatsApp Helita. (Red/Dwi)












