Wah, Ternyata Kota Serang Baru Miliki Satu Dapur Umum MBG

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipocok Gorys Siagian, saat diwawancarai wartawan, Kamis, 20 Februari 2025. | Dok. Lathif

Kepala Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipocok Gorys Siagian, saat diwawancarai wartawan, Kamis, 20 Februari 2025. | Dok. Lathif

BantenBlitz.Com– Dalam menyukseskan program milik presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata Kota Serang baru memiliki satu dapur umum.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipocok Gorys Siagian mengatakan untuk saat ini Kota Serang baru memiliki satu dapur umum untuk program MBG di Kota Serang.

“Di Kota Serang ada di Cipocok, Iya, baru di situ,” ungkap Gorys, Kamis, 20 Februari 2025.

Namun demikian, Gorys mengatakan jika sebenarnya sudah ada beberapa mitra yang mendaftarkan diri sebagai dapur umum, namun sedang menunggu verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) RI.

“Kalau kita sih monitor tadi ya, kita ada tiga cuman kan menunggu verifikasi dari pusat,” kata Gorys.

Masih kata Gorys, jika sebenarnya pemerintah juga memperbolehkan bagi warga masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dengan membangun dapur umum untuk program MBG, asal dengan syarat yang sudah ditentukan.

“Nah, tapi kan jenis dapur itu kan ada banyak ada dapur mandiri itu yang perorangan, ada yang kayak kemarin Polri, ada TNI AD, Artinya ini banyak yang jenis dapur ini yang Bapak Presiden itu mau segera untuk dibangun seperti itu. Jadi diberikan ke keleluasaan ke masyarakat juga yang sekiranya yang memiliki katakanlah dana ya bisa untuk membuka dapur itu gitu tapi selagi memenuhi syarat ya,” tegasnya.

Selanjutnya, Gorys menyampaikan jika dalam satu dapur umum tersebut hanya akan menyiapkan MBG sebanyak 3000 hingga 3500 PAX.

“Nah untuk dapur itu sebenarnya takarannya untuk siswa sebanyak 3.000 sampai 3.500,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam menyukseskan program MBG ini, Dindikbud Kota Serang hanya bertugas untuk menyiapkan sekolah dan siswa penerima manfaat dari program MBG.

“Dinas Pendidikan hanya menyiapkan siswa dan sekolahnya saja,” tutur Suherman.

Selanjutnya Suherman menambahkan jika dalam beberapa hari kemarin sebenarnya program MBG sudah dilaksanakan dibeberapa sekolah yang ada di kota Serang.

“Kemarin sudah diawali di SD Banjarsari 5 dengan jumlahnya itu 3650,” sambungnya.

Suherman melanjutkan, jika pendirian dapur umum harus dekat dengan sekolah, karena jika terlalu jauh dikhawatirkan makan yang akan disuguhkan kepada anak-anak berpotensi basi.

“Dan perjalanan dari dapur umum ke sekolah itu tidak boleh lebih dari 30 menit, jadi yang jauh-jauh ma tidak dilakukan, karena kalo lebih dari 30 menit makanan dikhawatirkan basi,” tegas Suherman. (Red/Lathif)

Berita Terkait

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW
20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam
Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai
Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita
Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang
Walikota Serang Budi Rustandi Ajak PDIP Bersinergi Kawal Pembangunan Daerah
Wali Kota Serang Apresiasi Dukungan Buruh Genjot Investasi Padat Karya
Target Efisiensi 2027, Pemkot Serang Berupaya Turunkan Belanja Pegawai dari 40 ke 30 Persen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33

Ahmad Yamin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Melalui Mekanisme PAW

Rabu, 15 April 2026 - 10:18

20 Kandidat Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Serang Jalani Tes Wawancara Mendalam

Rabu, 15 April 2026 - 10:07

Proyek Cikapek Telan Rp12,1 Miliar, Wisata Lama di Lebak Malah Terbengkalai

Selasa, 14 April 2026 - 14:28

Tegas! Wali Kota Serang Minta Bukti Riil Dampak Makan Bergizi Gratis bagi Balita

Selasa, 14 April 2026 - 09:37

Kecamatan Kasemen Jadi Wilayah dengan Kasus Stunting Terbanyak di Kota Serang

Berita Terbaru