Anggaran 140 Miliar Untuk Sekolah Gratis, Bisakah Mendongkrak Pendidikan di Banten?

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelaran Kuliah Dhuha Ramadan 1446 H di Masjid Bilal Perguruan Muhammadiyah Kota Serang, Jl Empat Lima No. 23, Kaujon, Kota Serang pada Minggu, 9 Maret 2025 | Dok. Guntur-BBC

Gelaran Kuliah Dhuha Ramadan 1446 H di Masjid Bilal Perguruan Muhammadiyah Kota Serang, Jl Empat Lima No. 23, Kaujon, Kota Serang pada Minggu, 9 Maret 2025 | Dok. Guntur-BBC

Bantenblitz.Com – Pendidikan berfungsi untuk mengembangkan potensi peserta didik, membentuk watak, dan peradaban bangsa. Pendidikan juga bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa

Namun pada praktiknya, untuk mencapai fungsi dan tujuan pendidikan tidak semudah membalikan telapak, tangan.

Melihat angka putus sekolah di jenjang Sekolah Menengah Pertama di Banten yang masih sangat tinggi, tentu ini harus jadi bahan pertimbangan dan evaluasi untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Ditemukan sebanyak 40 persen anak lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat yang tidak melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat.

Hal tersebut diungkapkan Wagub Banten, Dimyati Natakusuma dalam Kuliah Dhuha Ramadan 1446 H di Masjid Bilal Perguruan Muhammadiyah Kota Serang pada, Minggu 9 Maret 2025.

Lebih lanjut, Dimyati menjelaskan bahwa saat ini di Pemprov Banten sudah dialokasikan anggaran Rp140 miliar untuk Program Sekolah Gratis. Ditujukan kepada semua sekolah tingkat SMA/SMK,SKh, dan Madrasah Aliyah di Provinsi Banten.

“Ini investasi untuk masyarakat Banten. Pelaksanaannya pada Tahun Ajaran Baru 2025/2026. Mudah mudahan ini didukung oleh semua pihak.” pungkas Dimyati.

Ditempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman, menjelaskan teknis pelaksaan Program Pendidikan Gratis adalah mengganti uang SPP siswa.

Pelaksanaan pembayaran per triwulan. Pada tahun ajaran 2025/2026 untuk uji coba dilaksanakan pada kelas 10 sebagai bahan evaluasi.

“Gubernur Banten berkomitmen meningkatkan SDM Provinsi Banten,” tegasnya menunjukan keseriusan Andra dan Dimyati dalam meningkatkan kualitas SDM di Banten.

Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Serang Nur Agus Aulia menyampaikan beberapa program unggulan Kota Serang untuk mencegah anak putus sekolah. Dirinya meyakini, pendidikan merupakan solusi segala masalah di dunia.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama,” ucapnya

Menurutnya saat ini Kota Serang memiliki Program Kota Serang Cerdas melalui program peningkatan kesejahteraan guru SD dan SMP serta program seragam dan buku gratis.

Lebih lanjut, ia mengungkakan bahwa program pendidikan Kota Serang Cerdas itu, bakal dikolaborasikan dengan Program Sekolah Siswa Provinsi Banten, dan Program Makan Bergizi Gratis dari Pemerintah Pusat.(Red/Guntur)

Berita Terkait

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura
Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan
Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji
Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru
Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan
BLK Kota Tangerang Tuntaskan Pelatihan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja
Sisihkan 12.000 Pendaftar, Mahasiswi UIN Banten Jadi Google Student Ambassador 2025
Antusiasme Tinggi, Ratusan Anak Ikuti Sanlat Gratis di Labuan, Pandeglang

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:34

Siswa SD Tangerang Harumkan Indonesia, Sabet Medali Perak Science Olympiad di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 - 17:10

Wisata Edukatif Jadi Penutup AMT, Anak Yatim Diajak Kenal Sejarah dan Lingkungan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:39

Halal Bihalal di SMPN 6, Wali Kota Serang Evaluasi Program Serang Mengaji

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:49

Lindungi Pendidik, Dindikbud Serang Mulai Pemetaan Satgas Guru

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:44

Refleksi Setahun Dewi–Iing, Mahasiswa PMII Desak Penetapan Darurat Pendidikan

Berita Terbaru