Bantenblitz.com – Dalam kondisi gelap dan hujan deras, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang menembus banjir setinggi dada sejauh tiga kilometer, Senin malam, 12 Januari 2026. Aksi penuh risiko itu dilakukan demi mengevakuasi seorang ibu hamil tua di Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran, yang terjebak genangan air dalam kondisi darurat setelah mengalami pecah ketuban.
Proses evakuasi hingga tiba di Puskesmas Pagelaran memakan waktu lebih dari satu jam. Dibantu Polsek Pagelaran dan bidan setempat, korban langsung ditandu untuk penanganan medis.
Anggota BPBD-PK Pandeglang, Apuy, ungkapkan tim langsung gerak cepat usai dapat laporan.
“Ada ibu hamil mau melahirkan, ketubannya sudah pecah. Kami buru-buru ke lokasi,” ujarnya saat di wawancarai wartawan usai evakuasi korban.
Meski lancar, medan banjir ekstrem panjangkan perjalanan. “Dari Pagelaran ke Bulagor lalu balik ke puskesmas, habis satu hingga satu setengah jam. Banjir tinggi, hujan deras,” tambah Apuy.
Hingga hari ini malam, banjir di Kecamatan Pagelaran belum surut. Curah hujan sedang masih mengancam ketinggian air.
BPBD-PK Pandeglang imbau warga rawan banjir tetap waspada. “Jaga keselamatan diri dan keluarga. Kami siaga penuh untuk darurat kapan saja,” pesannya. (Red/Difeni)












